Plt Bupati Nasikhin Mewisuda peserta Akademi Pradigta di Aula Kantor Bupati Batang Kamis, 2/3/17.
BATANG- Akademi Pradigta, lembaga pendidikan perempuan miskin, disabilitas dan kelompok marjinal pedesaan, meluluskan 30 wisudawati yang bertempat di Aula Kantor Bupati Batang Kamis, 2/3/17.
Plt. Bupati Batang Nasikhin yang merupakan Sekda Batang setelah mewisuda 30 orang wisudawati mengatakan, Akademi Pradigta yang diinisiatif Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) telah mendidik perempuan pedesaan di Kabupaten Batang agar mampu melaksanakan fungsi pemimpin dalam kehidupan mereka. Bebas dari kemiskinan, penindasan dan ketidakadilan.
“Akademi Pradigta merupakan wujud nyata penggerus gender yang menjadi kebijakan secara nasional, regional dan kebijakan pemerintah daerah. Mendidik kaum ibu atau perempuan untuk bisa mandiri menjadi ibu yang hebat dan bisa berdaulat,” kata Nasikhin.
Nasikhin juga mengatakan, prempuan atau wanita merupakan tiang negara. "Manakala wanita itu baik dan hebat semuanya, maka negara atau pemerintahan akan menjadi hebat, namun demikan sebaliknya kalau perempuan terbelakang, kurang pendidikan maka negara maupun desa tidak akan menjadi baik. Inilah yang menjadi pendorong kita semua untuk lebih memperhatikan perempuan."
“Kepada OPD terkait, terutama yang membidangi pemberdayaan perempuan untuk menjalin koordinasi dan kerjasama dengan PEKKA untuk melanjutkan program pemeberdayaan perempuan,” pinta Plt Bupati ini.
Perwakilan Kordinator PEKKA Nasional Fitria ningsih mengatakan, proses pendidikan Akademi Paradigta saat ini sudah berlangsung sejak Maret 2016 di 7 Provinsi (Aceh, Kalimantan Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur) dengan jumlah akademia (peserta didik) lebih dari 200 orang untuk angkatan pertama.
“Kabupaten Batang sebagai pilot project Akademi Pradigta di Jawa Tengah. Sebagai kepedulian kita untuk membantu pembangunan desa. Bukan untuk menggangu ketidaknyamanan desa atau mencarial," jelas Desi Inayati. (edo)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.