Batang - Suasana GOR Abirawa mendadak hening saat nama Nur Khozin dipanggil oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan. Dari ribuan pegawai yang menerima SK PPPK Paruh Waktu, pria berusia 56 tahun itu melangkah maju dengan tangan bergetar, tak menyangka menjadi pusat perhatian.
Batang - Suasana GOR Abirawa mendadak hening saat nama Nur Khozin dipanggil oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan. Dari ribuan pegawai yang menerima SK PPPK Paruh Waktu, pria berusia 56 tahun itu melangkah maju dengan tangan bergetar, tak menyangka menjadi pusat perhatian.
Nur Khozin, yang telah
mengabdi selama 30 tahun sebagai tenaga pelelangan di Tempat Pelelangan Ikan
(TPI) Batang, awalnya hanya berniat hadir untuk menerima SK seperti pegawai
lainnya. Namun momen itu berubah menjadi salah satu pengalaman paling berkesan
dalam hidupnya.
Bupati M Faiz Kurniawan
meminta, pegawai yang telah mengabdi selama tiga dekade untuk maju ke panggung.
Di hadapan ribuan orang, Bupati kemudian memberikan dua pilihan hadiah sepeda
motor atau perjalanan umrah tahun depan.
Nur Khozin sempat
terdiam. Motor jelas ia butuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun
kesempatan ke Tanah Suci adalah mimpi yang selama ini ia simpan rapat-rapat.
“Saya sangat bersyukur
tadi diberikan pilihan motor atau umrah. Meski saya juga butuh motor, tapi saya
lebih memilih umrah karena ini kesempatan rezeki,†katanya saat ditemui usai penyerahan
SK PPPK Paruh Waktu di halaman Gor Indoor Abirawa, Kabupaten Batang, Senin
(8/12/2025).
Riuh tepuk tangan
memenuhi ruangan, mengiringi keputusan sederhana namun penuh makna itu. Nur
Khozin turun dari panggung dengan mata berkaca-kaca, membawa kebahagiaan yang
tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Bagi dirinya, menerima SK
PPPK di usia menjelang pensiun saja sudah merupakan anugerah besar. Namun hari
itu, ia pulang membawa berkah berlipat.
“Saya juga bersyukur
sudah mendapatkan SK ini meski beberapa tahun lagi sudah pensiun. Terima kasih
Pak Bupati. Terima kasih hadiah umrohnya, saya sangat senang dan terharu,†ujar
dia.
Momen tersebut menjadi
salah satu bagian paling menyentuh dalam penyerahan SK kepada 2.818 pegawai
PPPK paruh waktu Pemkab Batang, yang terdiri atas tenaga teknis, guru, dan
tenaga kesehatan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)