Abrasi Capai 4 Meter, Pemkab Batang Perkuat Penataan Ruang Laut

Jumat, 05 Desember 2025 Jumadi Dibaca 103 kali Lingkungan
Abrasi Capai 4 Meter, Pemkab Batang Perkuat Penataan Ruang Laut
Bupati Batang memberikan sambutan saat Sosialisasi penataan ruang laut di wilayah pesisir, di Pantai Payung Sewu Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mendukung penuh langkah Direktorat Jenderal (Dirtjen) Penataan Ruang Laut dalam mensosialisasikan penataan ruang laut di wilayah pesisir. Kegiatan ini digelar di kawasan Pantai Payung Sewu Batang, Kabupaten Batang, Jumat (5/12/2025), sebagai respons terhadap meningkatnya tekanan ruang laut akibat abrasi dan perkembangan industri di pesisir.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mendukung penuh langkah Direktorat Jenderal (Dirtjen) Penataan Ruang Laut dalam mensosialisasikan penataan ruang laut di wilayah pesisir. Kegiatan ini digelar di kawasan Pantai Payung Sewu Batang, Kabupaten Batang, Jumat (5/12/2025), sebagai respons terhadap meningkatnya tekanan ruang laut akibat abrasi dan perkembangan industri di pesisir.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengungkapkan, bahwa abrasi di wilayah Batang terus meningkat setiap tahun. Pada kawasan Batang Kota, daratan terkikis hingga 4 meter per tahun, sementara wilayah pesisir luar Batang Kota berkurang sekitar 2 meter per tahun.

“Setiap tahun daratan kita berkurang. Karena itu, kegiatan hari ini sangat penting, apalagi Batang sedang tumbuh sebagai kawasan industrialisasi,” katanya.

Faiz menyebut industrialisasi Batang menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pada kuartal II tahun 2025, ekonomi Batang tumbuh 7,49 persen dan diprediksi mencapai 8 persen di akhir tahun. Namun pertumbuhan ini dibarengi dengan meningkatnya kompetisi ruang di kawasan pantai.

“Di satu sisi ini berkah, tapi di sisi lain muncul tantangan baru. Ada KEK, industrialisasi, PLTU, pariwisata berbasis pantai, kampung nelayan, dan pelabuhan. Ini membuat tata ruang pantai makin kompleks,” jelasnya.

Ia menekankan, pentingnya pengelolaan ruang laut yang seimbang agar pertumbuhan ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan ekosistem pesisir dan keberlanjutan mata pencaharian nelayan.

Faiz juga menyoroti penurunan drastis tutupan mangrove di Batang. Pemerintah daerah kini bekerja sama dengan PLTU Batang untuk menanam kembali hingga 50.000 bibit mangrove.

“Ini bagian dari komitmen kita untuk membangun ekosistem, menjaga biota laut, menahan abrasi, sekaligus menjadi tangkapan emisi. Selain mangrove, PLTU Batang juga telah membuat rumpon berbasis material FABA (Fly Ash Bottom Ash) yang ditempatkan di laut untuk menciptakan ekosistem perikanan baru," ungkapnya. 

Faiz mengungkapkan jumlah nelayan di Batang sempat mencapai 14.000 orang. Namun produksi ikan justru merosot signifikan. Tahun 2020 hasil tangkapan kita sekitar 3.000 ton. Tahun 2025 tinggal 1.700 ton. Ini bukan hanya persoalan tata ruang. Ada faktor overfishing dan kebijakan zonasi.

Ia juga menekankan, pentingnya kebijakan afirmatif bagi nelayan agar keberlanjutan sumber daya laut tetap terjaga. Serta mengusulkan pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) di Batang kepada pemerintah pusat. 

Menurutnya, lahan 70 hektare telah disiapkan untuk mengembangkan pusat perikanan yang mampu memperkuat ekonomi maritim lokal.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut Amehr Hakim, menjelaskan bahwa pihaknya terus bekerja menyusun norma, standar, prosedur, dan kriteria dalam penataan ruang laut. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas serta efektivitas penyelenggaraan penataan ruang laut, termasuk sinkronisasi dengan perencanaan di daerah.

“Kami melaksanakan perumusan kebijakan, pemantauan, analisis, hingga evaluasi agar penataan ruang laut berjalan terstandar dan terintegrasi. Selain itu, Kementerian juga memberikan bimbingan teknis, supervisi, serta konsultasi bagi pemerintah daerah untuk memastikan penataan ruang laut sesuai regulasi nasional," terangnya. 

Melalui sosialisasi ini, pemerintah pusat dan daerah berharap penataan ruang laut dapat berjalan lebih sinergis, terutama di tengah pertumbuhan ekonomi Batang yang cepat dan tekanan lingkungan yang meningkat.

“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza)Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 97
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 410
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 48
Lebih 30 Tahun Mengabdi, Pegawai Diberikan Hadiah Bupati Batang Untuk Umroh Lebih 30 Tahun Mengabdi, Pegawai Diberikan Hadiah Bupati Batang Untuk Umroh
Lebih 30 Tahun Mengabdi, Pegawai Diberikan Hadiah Bupati Batang Untuk Umroh
Batang - Suasana GOR Abirawa mendadak hening saat nama Nur Khozin dipanggil oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan. Dari ribuan pegawai yang menerima SK PPPK Paruh Waktu, pria berusia 56 tahun itu melangkah maju dengan tangan bergetar, tak menyangka menjadi pusat perhatian.
08 Des 2025 Jumadi 180
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 136
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127