Batang - Program "Sambang Desa" Bupati Batang M. Faiz Kurniawan selalu menjadi ruang dengar bagi warganya. Namun, kunjungan ke Desa Selokarto, Kecamatan Pecalungan menjadi lebih dari sekadar rutinitas, ia menjadi secerah harapan bagi Darmin (39), seorang warga Desa Pretek yang kini tertahan di Malaysia.
Batang - Program "Sambang Desa" Bupati Batang M. Faiz Kurniawan selalu menjadi ruang dengar bagi warganya. Namun, kunjungan ke Desa Selokarto, Kecamatan Pecalungan menjadi lebih dari sekadar rutinitas, ia menjadi secerah harapan bagi Darmin (39), seorang warga Desa Pretek yang kini tertahan di Malaysia.
Darmin,
yang sedang sakit dan ingin kembali ke tanah air, harus menghadapi kenyataan
pahit di Bandara Negara Malaysia. Pihak imigrasi di sana menolak kepulangannya.
Alasannya,
Darmin diwajibkan mengantongi surat izin sakit resmi dari rumah sakit, sebuah
hambatan birokrasi yang mencekik bagi warga yang sedang berjuang melawan
penyakit di negeri orang.
Kabar
mengenai Darmin ini sampai ke telinga Bupati Faiz melalui aduan langsung dari
pihak keluarga. Tanpa menunggu waktu lama, orang nomor satu di Batang ini
langsung menunjukkan respons cepat.
Ia
segera menghubungi perwakilan Republik Indonesia di Malaysia.
“Tadi
saya sudah kontak dari kedutaan secara langsung. Saya menjamin bantuan akan
segera diberikan agar Darmin bisa segera dipulangkan. Insyaallah nanti sedang
mau dikirim nomornya nanti biar segera di dibantu untuk di-support dipulangkan,â€
katanya saat ditemui di Lapangan Desa Selokarto, Kecamatan Pecalungan,
Kabupaten Batang, Rabu (3/12/2025).
Respons
cepat Bupati Batang ini, diharapkan dapat segera memutus rantai kesulitan yang
dialami Darmin, membawa pulang warganya yang sedang sakit agar bisa mendapat
penanganan medis dan berkumpul kembali dengan keluarga.
Sementara
itu, Camat Pecalungan Adhi Bhaskara membenarkan, bahwa kasus ini sudah
ditangani di tingkat bawah dan bahkan sudah dilaporkan ke Dinas Sosial melalui
Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) kecamatan. Ia tercatat di KTP asal RT 01 RW
02 Desa Pretek, Kecamatan Pecalungan.
Adhi
menjelaskan, bahwa Darmin bekerja di kebun sayur di Malaysia, memang sudah
beberapa kali memperbarui kontrak kerjanya di sana. Namun, sakit yang
dialaminya kali ini membuatnya harus pulang segera.
“Dan
pihak Desa Pretek bahkan tadi waktu kami melaporkan ke Bapak Bupati, beliau
langsung menelpon duta besar Malaysia dan Insyaallah akan ditindaklanjuti,†ujar
dia.
Kini,
keluarga Darmin menanti kabar baik. Respon cepat dari Bupati Faiz Kurniawan
telah memberikan harapan besar bagi kepulangan Darmin yang sempat terhambat di
negeri jiran. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)