Rob Semakin Parah, DPRD Batang Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Serius

Kamis, 20 November 2025 Jumadi Dibaca 264 kali Lingkungan
Rob Semakin Parah, DPRD Batang Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Serius
Wakil Ketua I DPRD Batang Junaenah Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Serius terkait Rob di Kabupaten Batang.
Batang - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Batang Junaenah mengungkapkan, keprihatinannya terhadap makin parahnya bencana rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir di Batang, terutama Kelurahan Denasri Wetan dan Denasri Kulon.

Batang - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Batang Junaenah mengungkapkan, keprihatinannya terhadap makin parahnya bencana rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir di Batang, terutama Kelurahan Denasri Wetan dan Denasri Kulon.

Ia mengaku terus mendorong Bupati Batang agar segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan yang sudah berlangsung lebih dari setahun itu.

“Setiap ketemu Pak Bupati, yang saya bahas pasti rob, karena saya sendiri kena dampaknya,” katanya saat ditemui di Ruang Wakil Ketua I DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (20/11/2025).

Menurutnya, kondisi di Denasri semakin mengkhawatirkan. Lahan pertanian yang sebelumnya menjadi sumber mata pencaharian warga kini hilang karena terendam air. Banyak warga akhirnya tidak lagi bekerja sebagai petani dan terpaksa beralih profesi.

“Lahannya sudah hilang, jadi air semua. Masyarakat sekarang bingung. Akhirnya banyak yang berpindah pekerjaan, perempuan bikin kerupuk, yang lain jadi tukang batik,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Junaenah berinisiatif mendorong pelaku UMKM agar tetap bisa memperoleh penghasilan.

“Saya kumpulkan warga, saya beri arahan supaya UMKM-nya jalan. Sekarang ya jualan kerupuk, apa saja yang penting bisa menambah pendapatan,” ungkapnya.

Ia menyebut sebagian besar konstituennya terdampak langsung karena wilayah Batang Kota, terutama kawasan pesisir, mengalami genangan berkepanjangan.

Junaenah menilai pembangunan tanggul raksasa di Kota Pekalongan memang efektif mengatasi rob di wilayah tersebut, namun berdampak langsung pada wilayah Batang yang berada di sebelahnya.

“Degayu sudah kering, bahkan sudah bisa dibangun perumahan. Batang mana, lahan saya sendiri tenggelam, sudah tidak terlihat batasnya,” tegasnya.

Ia menyebut setidaknya terdapat sekitar 10 rumah di Denasri Kulon yang sudah mulai dimasuki rob sejak tahun lalu.

Menurut Junaenah, penanganan rob di Batang membutuhkan dukungan dana besar sehingga tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Ia meminta pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan kementerian terkait.

“Pak Bupati harus segera menyambut ke pusat, karena anggarannya besar. Kalau hanya perbaikan saluran atau sungai, tidak ada dampaknya. Air laut tekanannya jauh lebih kuat,” ujar dia.

Rencana penggunaan pompa air seperti yang dilakukan Kota Pekalongan dinilai belum berjalan. Hingga kini, Batang belum memiliki fasilitas pompa besar yang mampu mengurangi genangan.

Terkait koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Junaenah menyebut sebenarnya sudah ada pembahasan awal, namun belum mencapai keputusan final. Ia bahkan menilai isu penolakan warga yang disebut menjadi hambatan pembangunan tanggul tidak sepenuhnya benar.

“Katanya warga menolak karena soal ganti rugi. Tapi setelah saya tanya, warga sebenarnya tidak keberatan. Mereka hanya ingin ditangani seperti di Kota Pekalongan,” tandasnya.

Ia berharap, pemerintah segera mengambil langkah nyata sebelum kerusakan dan kerugian masyarakat pesisir Batang semakin besar. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183