Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Batang kembali menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Literasi Statistik di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)melalui program “BPS Goes To School”. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya statistik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini digelar dan diikuti oleh siswa kelas XII di Aula SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (14/11/2025).
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Batang kembali menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Literasi Statistik di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)melalui program “BPS Goes To School”. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya statistik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini digelar dan diikuti oleh siswa kelas XII di Aula SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (14/11/2025).
Kepala SMAN
1 Bandar Aris Sugiharto mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat relevan bagi
siswa yang tengah mempersiapkan diri menghadapi ujian kelulusan maupun
melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Tim BPS Batang
yang diwakili oleh Gilang Alip Utama, Mustofa, dan Anis Yuliastuti memaparkan,
sejumlah materi penting, mulai dari pengenalan statistik dasar, peran BPS,
hingga bagaimana data digunakan dalam penyusunan kebijakan publik.
“Para siswa harus
memahami bahwa, statistik bukan sekadar angka, tetapi informasi yang
menggambarkan kondisi sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah,” jelasnya.
Melalui
program “BPS Goes To School” kami berharap, dapat menanamkan kesadaran sejak
dini bahwa literasi statistik merupakan bagian penting dari kecakapan hidup.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk membangun generasi yang tidak
hanya konsumtif terhadap informasi, tetapi juga mampu mengolah dan menafsirkan
data secara kritis dan bertanggung jawab.
“Selain itu,
siswa mendapat wawasan baru dan modal penting dalam menghadapi tantangan masa
depan yang serba berbasis data,” ungkapnya.
Waka Humas
Tri Jayanti menyampaikan, siswa perlu memahami bagaimana data digunakan untuk
menggambarkan realitas masyarakat. Edukasi seperti ini sangat membantu mereka
berpikir kritis dan analitis,” ujar dia.
Kegiatan
ditutup dengan sesi diskusi yang berlangsung menarik. Para siswa aktif
mengajukan pertanyaan mengenai peluang karier di bidang statistik, teknis
pengumpulan data, hingga bagaimana statistik digunakan untuk merumuskan
kebijakan publik. (MC Batang, Jateng/Tama/Jumadi)