Batang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batang menggelar Forum Konsultasi Publik Penyusunan Standar Pelayanan bersama sejumlah pihak terkait di Aula KPU Batang, Kabupaten Batang, Rabu (12/11/2025).
Batang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batang menggelar Forum Konsultasi Publik Penyusunan Standar Pelayanan bersama sejumlah pihak terkait di Aula KPU Batang, Kabupaten Batang, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan tersebut
dihadiri oleh perwakilan Bawaslu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
(Bakesbangpol), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), partai
politik tingkat kabupaten, media, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI),
serta anggota dan staf sekretariat KPU Kabupaten Batang.
Ketua KPU Batang Susanto
Waluyo menekankan, pentingnya keterlibatan publik dalam proses penyusunan
standar pelayanan. Menurutnya, partisipasi berbagai pihak menjadi kunci untuk
menciptakan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
“Forum ini membahas dua
pokok materi, yakni Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemutakhiran Data
Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dipaparkan oleh Divisi Perencanaan Data dan
Informasi, Muhammad Subhi, serta SOP Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
(PPID) yang disampaikan oleh Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih,
Partisipasi Masyarakat, dan Humas,†jelasnya.
Selama forum berlangsung,
para peserta aktif memberikan masukan dan saran konstruktif untuk penyempurnaan
standar pelayanan. Usulan tersebut diharapkan menjadi dasar bagi KPU Batang
dalam menyusun standar pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi
pada kebutuhan publik.
“KPU Batang menyatakan
komitmennya untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang
prima, transparan, dan partisipatif, sejalan dengan upaya mewujudkan
penyelenggaraan pemilu yang berintegritas dan terpercaya,†tegasnya.
Pada akhir kegiatan,
Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Khikmatun, menegaskan pentingnya keterbukaan
informasi publik dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap
penyelenggaraan pemilu.
“Keterbukaan adalah kunci
kepercayaan. Dengan kepercayaan tumbuh partisipasi. Dari partisipasi, lahir
demokrasi yang kokoh. Mari kita kawal bersama keterbukaan informasi publik agar
pemilu dan pemilihan benar-benar menjadi milik rakyat,†pungkasnya. (MC Batang,
Jateng/Roza/Jumadi)