Batang - Peringatan Hari Pahlawan memiliki sarat makna mengingat Kabupaten Batang di masa perjuangan basis pertahanan dari gempuran penjajah sangat ditentukan kekuatan rakyat bersama Angkatan Laut. Sebanyak 70 pejuang dari Angkatan Laut menjadi benteng pertahanan warga di pesisir Pantai Utara Batang hingga gugur di medan tempur dan disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Kadilangu.
Batang - Peringatan Hari Pahlawan memiliki sarat makna mengingat Kabupaten Batang di masa perjuangan basis pertahanan dari gempuran penjajah sangat ditentukan kekuatan rakyat bersama Angkatan Laut. Sebanyak 70 pejuang dari Angkatan Laut menjadi benteng pertahanan warga di pesisir Pantai Utara Batang hingga gugur di medan tempur dan disemayamkan di Taman Makam Pahlawan Kadilangu.
Ketua
Pepabri Batang Kapten Purn. Suyatno membenarkan ke-70 anggota Angkatan Laut
yang mengorbankan jiwa raganya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kadilangu.
Hal tersebut karena seluruhnya berjuang di sepanjang garis Pantai Utara
Kabupaten Batang.
“Di
sepanjang garis pantai Batang ini bukan basis angkatan laut, hanya pertahanan
rakyat Kabupaten Batang selama Agresi Militer I dan II,†katanya, saat
berziarah di Taman Makam Pahlawan Kadilangu (TMP) Batang, Kabupaten Batang,
Senin (10/11/2025).
Sementara
itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menekankan, agar seluruh elemen masyarakat
meneruskan perjuangan para pahlawan sesuai kapasitasnya. Dengan tetap
menanamkan semangat patriotisme dalam setiap tindakan positif yang dilakukan
demi mendukung kemajuan Kabupaten Batang.
“Setiap
pribadi harus memiliki kesabaran, gigih dalam perjuangan, pantang menyerah dan
mengedepankan kepentingan publik. Setiap diri kita adalah pejuang di lingkungan
masing-masing baik dunia pendidikan bahkan di tingkat kampung sekalipun
berperan penting untuk kemaslahatan umat,†tegasnya.
Selain
peringatan Hari Pahlawan di halaman Pendapa Kabupaten Batang, upacara juga
digelar di Taman Makam Pahlawan Kadilangu sebagai tempat persemayaman terakhir
para pahlawan. Serta upacara tabur bunga di tepian Pantai Sigandu Batang yang
menjadi saksi bisu pertempuran perlawanan masyarakat bersama TNI Angkatan Laut
dalam memperjuangkan kemerdekaan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)