Batang - PMI Batang menggelar Invitasi PMR Madya/Wira 2025 untuk jenjang SMP/MTs sederajat maupun SMA/SMK/MA sederajat. Even yang dikemas perlombaan ini sebagai ajang evaluasi anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari sejumlah pangkalan yang ada di Kabupaten Batang.
Batang - PMI Batang menggelar Invitasi PMR Madya/Wira 2025 untuk jenjang SMP/MTs sederajat maupun SMA/SMK/MA sederajat. Even yang dikemas perlombaan ini sebagai ajang evaluasi anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari sejumlah pangkalan yang ada di Kabupaten Batang.
Wakil
Ketua Bidang Pembinaan Relawan PMI Batang Sri Mulyatno mengharapkan, agar para
peserta mengikuti perlombaan dengan semangat persaudaraan. Tujuan utamanya
tidak hanya mempererat persahabatan, namun juga untuk menakar sejauh mana
kapasitas mereka sebagai anggota PMR.
“Nilai
yang harus ditanamkan adalah kemanusiaan yang dikemas berbentuk pelatihan
maupun berupa perlombaan seperti sekarang ini,†katanya, saat ditemui di lokasi
perlombaan, SD Negeri Proyonanggan 9 Kabupaten Batang, Minggu (2/11/2025).
Sebanyak
enam cabang dilombakan yakni, Pertolongan Pertama, Perawatan Keluarga,
Pendidikan Remaja Sebaya yang termasuk lomba utama. Serta poster, vidio pendek
dan cerdas cermat yang diikuti 48 pangkalan baik jenjang Madya maupun Wira.
“Khusus
di tiga lomba utama peserta diberikan waktu selama 15 menit. Semoga lewat
perlombaan ini anak-anak makin memiliki jiwa kesetiakawanan sosial saat
menolong sesama,†jelasnya.
Salah
satu Pangkalan PMR dari SMA Negeri 1 Bawang, Mila dan Cleo mengikuti lomba
cabang Pendidikan Remaja Sebaya yang mengusung diorama bertema "Bijak
Penggunaan Gawai". Diorama itu menerangkan tentang sisi positif dan
negatif dalam penggunaan gawai, sebagai upaya mengedukasi teman sebaya agar
tepat guna dalam menggunakan teknologi informasi.
“Untuk
proses pembuatannya selama tiga hari mengunakan bahan Styrofoam, tusuk sate dan
kertas, untuk memperjelas pesan yang disampaikan,†ujar dia. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)