Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang mulai melakukan koordinasi dengan lintas sektor, sebagai langkah antisipasi terhadap kerawanan bencana yang mungkin timbul saat memasuki musim hujan. Beberapa langkah antisipatif dipaparkan di hadapan Organisasi Perangkat Daerah terkait, yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC), sehingga apabila terjadi bencana, memiliki kesiapsiagaan yang dapat diandalkan.
Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang mulai melakukan koordinasi dengan lintas sektor, sebagai langkah antisipasi terhadap kerawanan bencana yang mungkin timbul saat memasuki musim hujan. Beberapa langkah antisipatif dipaparkan di hadapan Organisasi Perangkat Daerah terkait, yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC), sehingga apabila terjadi bencana, memiliki kesiapsiagaan yang dapat diandalkan.
Kepala
Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menerangkan, rakor kali ini merupakan
tindak lanjut dari hasil pertemuan dengan BPBD Jateng, untuk mengantisipasi
menghadapi datangnya musim hujan. Apabila mengamati prakiraan cuaca saat ini,
sudah mulai memasuki musim hujan, maka perlu diantisipasi bencana banjir yang
rawan terjadi.
“Berdasarkan
hasil pantauan Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG), titik-titik
di Kabupaten Batang yang rawan banjir terbagi menjadi dua wilayah, selatan dan
Utara. Kalau sisi selatan memiliki durasi hujan lebih lama dengan volume
normal, sedangkan utara curah hujannya deras namun durasinya singkat,†katanya,
saat ditemui di Kafe Romansa Kalisalak, Kabupaten Batang, Kamis (30/10/2025).
Kendati
demikian, masyarakat tidak perlu cemas, karena saat ini intensitas hujan di
Kabupaten Batang masih tergolong normal.
“Hasil
pemetaan antara Wonotunggal hingga Bandar ke atas termasuk wilayah selatan
dengan intensitas hujan lama,†jelasnya.
Melihat
situasi saat di BPBD masih ditetapkan dalam status siaga, artinya segala
sesuatu masih terkendali. Dalam rakor yang diikuti lintas sektor, sejumlah
perwakilan turut menyampaikan saran dan masukan demi mengantisipasi kerawanan
bencana yang dapat terjadi.
Sementara
itu, Perwira Seksi Operasi, Kapten Arh. M. Ikhsan mewakili pihak Kodim
0736/Batang menyampaikan, kesiapannya dalam mengantisipasi bahkan penanganan
saat terjadi bencana. Pihaknya, berharap agar terjadi sinergi yang baik antara
BPBD, Pemda bersama instansi terkait, untuk mengantisipasi terlebih tingginya
curah hujan di wilayah atas.
“Kerawanan
bencana yang seringkali terjadi di wilayah atas yakni tanah longsor, maupun
banjir bandang. Terutama daerah rawan banjir dan longsor meliputi wilayah Pacet
dan Blado, maka patut diwaspadai,†tegasnya.
Senada,
Pejabat Sementara Subbagbinops Bagops Polres Batang, Iptu Danang Primayanto
intens menjalin komunikasi dengan pemangku kebijakan di Kecamatan Batang,
karena rawan terjadi pohon tumbang.
“Yang pasti kami dari Polres Batang siap bersinergi apabila BPBD membutuhkan bantuan terkait penanganan kebencanaan,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)