Jelang Nataru, Harga Beras Di Batang Aman Terkendali

Rabu, 22 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 633 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Jelang Nataru, Harga Beras Di Batang Aman Terkendali
Tim Keamanan Pangan melakukan Sidak stabilisasi harga pangan, Jelang Nataru di Pasar Batang, Kabupaten Batang.
Batang Suasana Pasar Batang sedikit berbeda dari biasanya. Langkah kaki sejumlah pejabat memecah keramaian lorong pasar. Bukan untuk berbelanja, melainkan "blusukan" dadakan.

Batang Suasana Pasar Batang sedikit berbeda dari biasanya. Langkah kaki sejumlah pejabat memecah keramaian lorong pasar. Bukan untuk berbelanja, melainkan "blusukan" dadakan.

Mereka adalah tim gabungan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satgas Pangan Polres Batang, dan Satgas Pengendali Harga Beras Jawa Tengah, yang datang untuk memastikan satu hal harga beras di Batang tetap stabil dan tak mencekik pembeli menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 20252026.

Kepala Pusat Data dan Informasi Bapanas Kelik Budiana mengatakan, Inspeksi mendadak (sidak) ini memang langkah antisipasi. Sebab, momen akhir tahun kerap menjadi pemicu kenaikan harga bahan pokok. Tim berkeliling, menanyai pedagang, dan mengecek langsung harga jual di toko-toko eceran. Hasilnya, berita baik bagi warga Batang.

“Alhamdulillah, di Pasar Batang dan sejumlah toko beras di wilayah ini cukup kooperatif. Para pedagang menjual beras sesuai harga yang ditentukan pemerintah,” katanya saat ditemui usai Sidak di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Rabu (22/10/2025).

Sesuai ketentuan, Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium ditetapkan sebesar Rp13.500,00 per kilogram, sementara beras premium adalah Rp14.500,00 per kilogram.

Kelik Budiana menegaskan, timnya akan terus memantau dan tidak segan menindak tegas jika ada pedagang yang nakal. Bahkan, dari dua pedagang eceran yang dikunjungi, tim menemukan harga beras premium yang dijual justru di bawah HET.

“Sebuah indikasi bahwa kondisi pasar Batang masih stabil, jauh dari gejolak harga. Secara umum, harga dan pasokan masih stabil. Hingga kini belum ada keluhan berarti dari masyarakat terkait harga maupun ketersediaan beras,” jelasnya.

Bantuan Pengurusan Izin Usaha

Meski harga terkendali, sidak ini menemukan adanya masalah non-harga: beberapa pedagang belum mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB). Namun, Bapanas sigap memberi solusi.

“Pedagang yang belum memiliki izin akan dibantu agar bisa mengurus NIB. Kami targetkan dalam waktu kurang dari satu minggu izin usaha itu bisa terbit,” tegasnya.

Ia juga menunjukkan komitmennya untuk membantu pedagang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang.

Sementara itu, Perwakilan Pinca Bulog Kancab Tegal Agung Rochman, memberikan jaminan yang menenangkan.

“Untuk ketersediaan beras di Batang tergolong aman. Kami pastikan tidak ada kelangkaan menjelang Natal dan Tahun Baru,” terangnya.

Ia menjelaskan, bahwa stok Bulog saat ini sangat mencukupi, bahkan diprediksi bisa bertahan hingga musim panen awal tahun depan, meskipun penyaluran rutin dan bantuan sosial terus berjalan.

Menanggapi anggapan sebagian masyarakat bahwa beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (PSHP) yang disalurkan Bulog cenderung "pera" atau kurang pulen, Agung meluruskan kesalahpahaman tersebut.

“Kalau ada yang bilang beras PSHP pera, sebenarnya tergantung jenis yang diminta. Kami juga menyediakan beras PSHP yang pulen untuk wilayah tertentu,” ujar dia.

Dengan harga yang terjaga dan stok yang melimpah, warga Batang tampaknya dapat menyambut perayaan akhir tahun dengan tenang, tanpa perlu khawatir akan lonjakan harga beras. Bulog dan Satgas Pangan berkomitmen untuk terus berkoordinasi menjaga kestabilan ini, baik dari sisi harga maupun kualitas. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183