Dari Pekarangan, Warga Batang Bangun Kemandirian Pangan

Minggu, 19 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 723 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Dari Pekarangan, Warga Batang Bangun Kemandirian Pangan
Sejumlah Warga, menyiapkan media tanam menggunakan galon bekas untuk ditanami tanaman di Kebun RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah, Kabupaten Batang.
Batang - Warga RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah Kabupaten Batang mulai memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan seperti cabai, tomat dan terong. Gerakan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan tingkat Rukun Tetangga (RT) yang digalakkan secara mandiri guna mendukung program ketahanan pangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Batang - Warga RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah Kabupaten Batang mulai memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan seperti cabai, tomat dan terong. Gerakan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan tingkat Rukun Tetangga (RT) yang digalakkan secara mandiri guna mendukung program ketahanan pangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kegiatan yang berlangsung secara swadaya ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hampir setiap rumah kini memiliki pot atau polybag berisi bibit cabai, tomat, hingga terong.

Salah Satu Warga RT 3 RW 3 Batang Zaenal Acheroh mengatakan, program ini bukan hanya untuk menjaga ketahanan pangan, tetapi juga membangun kesadaran warga agar lebih mandiri.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga bisa menjadi produsen kecil di lingkungannya sendiri. Cabai dan tomat ini bisa dikonsumsi sendiri, bahkan jika berlebih bisa dijual sendiri,” katanya saat ditemui di Gang Beo Proyonanggan Tengah, Kabupaten Batang, Minggu (19/10/2025).

Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan menanam ini juga memperindah lingkungan sekitar. Warga bersama perangkat desa bergotong royong menata area kosong di pinggir jalan dan halaman rumah menjadi kebun mini yang tertata rapi.

“Gerakan secara mandiri ini merupakan implementasi nyata dari semangat masyarakat bersama menciptakan ketahanan pangan di tingkat RT. Ketahanan pangan tidak harus dimulai dari skala besar. Justru dengan partisipasi masyarakat di tingkat RT seperti ini, kita bisa membangun kemandirian pangan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Menurutnya, program ini sangat positif. Hari ini menyiapkan media tanam sebanyak 28 galon lima liter yang sudah dipotong dan dilubangi untuk ditanami bibit tanaman pangan.

Zaenal Acheroh menyebutkan, kalau yang di depan rumah saya tanamannya sudah panen tadi pagi, seperti cabai dan tomat. Meskipun tidak banyak tapi lumayan untuk stok selama seminggu.

“Mudah-mudahan ke depan ada perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Batang dalam mendukung program positif ini dengan memberikan bibit tanaman dan juga media tanamnya,” harapnya.

Sementara itu, PKK RT 3 RW 3 Proyonanggan Tengah Ismilah mengaku, merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini. Selain nantinya akan menghemat pengeluaran dapur, mereka juga mendapatkan aktivitas positif yang mempererat kebersamaan antarwarga.

“Jadi kalau masak sambal tinggal petik dari depan rumah. Selain segar, kita juga jadi lebih sering ngobrol dan gotong royong antarwarga,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183