Ruang Perawatan Anak di RSUD Batang Penuh Disesaki Pasien Diare

Jumat, 17 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 568 kali Kesehatan
Ruang Perawatan Anak di RSUD Batang Penuh Disesaki Pasien Diare
Dokter Spesialis Anak Tan Evi Susanti mengungkapkan, Ruang Perawatan Anak di RSUD Batang Penuh Disesaki Pasien Diare.
Batang Kasus diare, muntah dan berak (muntaber) pada anak di Kabupaten Batang dilaporkan membludak. Peningkatan signifikan jumlah pasien ini bahkan membuat ruang perawatan khusus anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang, yakni Ruang Flamboyan tidak lagi mampu menampung.

Batang Kasus diare, muntah dan berak (muntaber) pada anak di Kabupaten Batang dilaporkan membludak. Peningkatan signifikan jumlah pasien ini bahkan membuat ruang perawatan khusus anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang, yakni Ruang Flamboyan tidak lagi mampu menampung.

Data pasien anak dengan diagnosis diare yang tercatat di RSUD Batang sudah mencapai 35. Jumlah ini membuat pihak rumah sakit harus memindahkan sebagian pasien ke bangsal atau ruang rawat inap lain yang kamarnya belum terisi, seperti Ruang Mawar dan Kenanga.

“Pasien sampai menempati ruang atau bangsal lain yang kamar belum terisi, seperti Ruang Mawar, Kenanga,” kata, dokter spesialis anak Tan Evi Susanti saat ditemui di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Jumat (17/10/2025).

Menurut Tan Evi, peningkatan pasien muntaber sudah mulai terjadi sejak sepekan yang lalu. Rata-rata pasien yang masuk hampir setiap hari terdiagnosa diare. Saat sekarang pasien terdiagnosa muntaber sekitar 35 lebih dirawat di RSUD.

“Biasanya pasien yang harus menjalani rawat inap adalah mereka yang kondisinya sudah buruk atau terlambat mendapat pengobatan. Hal ini terjadi karena kebiasaan orang tua yang kerap meremehkan gejala awal diare. Kebiasaan orang tua meremehkan karena baru gejala, terkadang malah justru mengalami dehidrasi kalau tidak ada penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Ia menyebut, keterlambatan penanganan seringkali, karena orang tua baru membawa anak ke rumah sakit setelah diare dan muntah sudah terjadi berhari-hari. Akibatnya, anak sudah mengalami dehidrasi.

Tingginya kasus muntaber, lanjut dia, disebabkan oleh virus. Namun, faktor cuaca juga sangat memengaruhi, terutama saat terjadi pancaroba atau pergantian musim dari kemarau ke hujan. Meski terjadi peningkatan, Tan Evi memastikan bahwa seluruh pasien telah tertangani dengan baik.

“Alhamdulilah semua sudah tertangani,” ungkapnya.

Untuk mencegah kasus serupa, Tan Evi Susanti mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga kebersihan, terutama makanan yang dikonsumsi, serta menjaga higiene dan sanitasi lingkungan.

“Bagi anak-anak yang masih minum susu formula menggunakan botol, cuci botol sampai bersih gunakan air panas untuk merendamnya, karena terkadang ada yang nyuci botolnya hanya dikocok-kocok pakai air saja,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183