Pemkab Batang Mulai Bangun 7 Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Jumat, 17 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 816 kali Pembangunan Infrastruktur
Pemkab Batang Mulai Bangun 7 Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Wakil Bupati Batang Suyono (baju korpri), melakukan peletakan batu pertama pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Sembojo, Kecamatan Tulis Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memulai langkah nyata dalam mendukung program nasional pembentukan 80.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih dengan melaksanakan peletakan batu pertama di Desa Sembojo, Kecamatan Tulis Kabupaten Batang, Jumat (17/10/2025).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memulai langkah nyata dalam mendukung program nasional pembentukan 80.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih dengan melaksanakan peletakan batu pertama di Desa Sembojo, Kecamatan Tulis Kabupaten Batang, Jumat (17/10/2025).

Peletakan batu pertama ini dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Batang Suyono bersama Forkopimda Batang, sebagai simbol dimulainya pembangunan koperasi serentak di seluruh Indonesia.

Program ini merupakan inisiatif nasional untuk memperkuat ekonomi desa, memperpendek rantai distribusi, dan meningkatkan kemandirian masyarakat melalui gerakan koperasi.

Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, pembangunan di Batang akan dimulai di tujuh titik terlebih dahulu. Targetnya, tujuh lokasi ini sudah selesai pada akhir Januari 2026. Dari total 248 desa di Kabupaten Batang, seluruhnya telah memiliki koperasi yang berbadan hukum. Tahapan saat ini adalah penyusunan proposal usaha di masing-masing desa.

“Setiap desa memiliki karakter dan kondisi geografis berbeda. Karena itu, penentuan lokasi dilakukan dengan survei langsung untuk memastikan tanah yang digunakan strategis dan sesuai ketentuan. Bangunan koperasi ini akan menjadi aset desa karena berdiri di atas tanah milik desa,” jelasnya.

Menurut Suyono, program ini juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui PT Agrinas (Persero) sebagai mitra pelaksana nasional, dengan dukungan pembiayaan dari Danantara.

“Kami dari Pemda tentu akan terus mendorong dan mengawal keberhasilan program pusat ini melalui Dinas Perindagkop. Koperasi Merah Putih ini harus menjadi gerakan ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” terangnya.

Suyono menegaskan, koperasi desa yang terbentuk dapat beroperasi di berbagai bidang, mulai dari koperasi serba usaha, perdagangan, hingga simpan pinjam. Pemerintah daerah akan berperan aktif membantu proses percepatan di lapangan, termasuk penyiapan lahan dan administrasi.

Sementara itu, Dandim Batang Letkol Inf Andhika Baskoro Krishastantyo menambahkan, pembangunan gerai koperasi desa dan kelurahan merah putih udah ada perjanjian kerja sama (PKS) antara pemerintah daerah dengan PT Agrinas untuk mempercepat pembangunan.

“Setiap bangunan koperasi dirancang dengan ukuran 20x30 meter di atas lahan seluas 1.000 meter persegi, agar bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi desa,” tuturnya.

Tugas TNI hanya mengawal proses peletakan batu pertama di tujuh desa tersebut saja sampai target pada akhir Januari 2026.

“Kami tentu akan terus mendorong dan mengawal keberhasilan program pusat ini dengan memantau secara langsung hingga bangunannya selesai. Tidak ada batasan sepanjang tujuannya untuk kesejahteraan warga. Ini adalah instruksi dari pusat agar koperasi bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa,” ujar dia.

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan gerakan nasional yang digagas pemerintah untuk membangun kemandirian ekonomi rakyat melalui sistem gotong royong.

Ia berharap, program ini di Batang dapat menjadi pendorong ekonomi baru di tingkat akar rumput, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat desa. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183