Diakui WBTb, Pegiat Susun Skenario Regenerasi Pembatik Muda

Kamis, 16 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 661 kali Seni dan Budaya
Diakui WBTb, Pegiat Susun Skenario Regenerasi Pembatik Muda
Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz mewarnai batik di Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang.
Batang - Kementerian Kebudayaan akhirnya menetapkan Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb), di Jakarta 7 Oktober 2025 lalu. Pengakuan tersebut, kini kian memperkuat Miftakhutin selaku pegiat Batik Rifa'iyah yang intens melestarikan karya para leluhur.

Batang - Kementerian Kebudayaan akhirnya menetapkan Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb), di Jakarta 7 Oktober 2025 lalu. Pengakuan tersebut, kini kian memperkuat Miftakhutin selaku pegiat Batik Rifa'iyah yang intens melestarikan karya para leluhur.

“Batik Rifa'iyah sebetulnya telah lama ada, namun baru bisa bangkit lagi, dan jadi buah bibir di masyarakat Batang dan mancanegara. Kami segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, agar pengakuan ini mengembalikan kejayaan Batik Rifa'iyah seperti tempo dulu,” katanya saat ditemui di Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang, Kamis (16/10/2025).

Pengakuan terhadap Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda, menjadi penyemangat bagi perajin untuk mempertahankannya, agar tidak punah.

“Karena tantangan terbesar kami adalah regenerasi, maka kami mulai berupaya supaya memunculkan tunas-tunas baru perajin Batik Rifa'iyah di Desa Wisata Kalipucang Wetan ini,” jelasnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang menanggapi positif, pengakuan Batik Rifa'iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda. Selain agar tetap lestari, predikat tersebut juga sebagai daya tarik untuk meregenerasi pembatik lewat, wacana dijadikan muatan lokal di jenjang SD hingga SMP.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo berupaya mempertahankan predikat dan pengakuan yang telah diraih Batik Rifa'iyah sebagai WBTb, dengan melakukan pengenalan kepada para pelajar.

Ia meyakini banyak metode untuk mempertahankan keaslian Batik Rifa'iyah dengan menjadikannya sebagai mata pelajaran muatan lokal di jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang.

“Sangat bisa nantinya seni Batik Rifa'iyah dijadikan mulok di sekolah-sekolah, apalagi sejak bertahun-tahun lalu, Batang juga dikenal dengan pembatiknya yang khas. Nanti dari SD sudah bisa mengikuti mulok, karena belajar membatik memang harus sejak dini,” ujar dia.

Hingga saat ini mulok yang intens diikuti seluruh pelajar dari jenjang SD dan SMP, yakni Bahasa Jawa. Rencananya setelah didiskusikan dengan bidang terkait, dimungkinkan dapat dijadikan sebagai mulok di seluruh SD hingga SMP se-Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183