Latihan Tangani Banjir, BPBD Batang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Rabu, 15 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 423 kali Pendidikan dan Latihan
Latihan Tangani Banjir, BPBD Batang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
BPBD Batang menggelar kegiatan simulasi penanganan bencana banjir, di Pendapa Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menggelar kegiatan simulasi penanganan bencana banjir selama dua hari, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan. Kegiatan ini diikuti oleh 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) multi-sektor, bersama relawan dan unsur terkait lainnya.

Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menggelar kegiatan simulasi penanganan bencana banjir selama dua hari, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan. Kegiatan ini diikuti oleh 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) multi-sektor, bersama relawan dan unsur terkait lainnya.

Kabid Kedaruratan BPBD Provinsi Jawa Tengah Muhammad Konsul menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penyusunan Rencana Kontinjensi (Renkon) Banjir.

“Hari pertama kami lakukan teori bersama TRC multi-sektor. Hari kedua ini dilakukan simulasi secara real untuk menggambarkan situasi saat terjadi bencana banjir,” katanya saat ditemui di Pendapa Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Rabu (15/10/2025).

Menurutnya, penyusunan dokumen Renkon Banjir akan lebih efektif jika diuji melalui simulasi nyata di lapangan. Tujuannya agar seluruh unsur terkait memahami peran dan tanggung jawabnya ketika bencana terjadi.

“Dengan simulasi ini, setiap OPD dan relawan tahu apa yang harus dilakukan. Jadi, ketika bencana benar-benar terjadi. meskipun kita tidak berharap, mereka bisa bergerak cepat sesuai peran yang telah disimulasikan,” jelasnya.

Konsul menambahkan, Kabupaten Batang memiliki 12 jenis potensi bencana, namun fokus kegiatan kali ini diarahkan pada ancaman banjir. Hal ini karena wilayah Jawa Tengah mulai memasuki musim penghujan sejak Oktober, dengan puncak curah hujan diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2026, sesuai prediksi BMKG.

“Pemprov Jateng memberikan apresiasi kepada BPBD Batang yang telah melaksanakan simulasi secara komprehensif. Pemprov akan terus memberikan pendampingan dan dukungan, termasuk menjembatani kebutuhan kabupaten/kota dengan pemerintah pusat jika diperlukan,” tegasnya.

Kami dari provinsi memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada BPBD Batang. Tugas kami adalah mendampingi, mengoordinasikan, dan memastikan kabupaten/kota mendapat dukungan yang dibutuhkan, termasuk dari tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menyampaikan, bahwa simulasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Kami ingin pastikan semua pihak menguasai tugasnya secara optimal, dan koordinasi antar sektor berjalan cepat dan tepat waktu. Latihan ini juga menjadi sarana untuk menguji kesiapan sumber daya manusia, sistem komunikasi, serta mekanisme tanggap darurat di tingkat daerah,” terangnya.

Simulasi ini diharapkan, dapat memperkuat kesiapan seluruh unsur penanganan bencana di Batang dalam menghadapi potensi banjir yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Wawan menegaskan, bahwa latihan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala, tidak hanya untuk menghadapi banjir, tetapi juga potensi bencana lain seperti tanah longsor, angin kencang, dan gelombang pasang, yang menjadi karakteristik wilayah pesisir dan perbukitan di Kabupaten Batang

“Harapannya, setelah kegiatan ini, semua OPD lebih memahami perannya dan bisa berkoordinasi cepat ketika bencana terjadi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183