Musim Hujan, BPBD Batang Perkuat TRC Bekali Pelatihan

Selasa, 14 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 251 kali Pelayanan Publik
Musim Hujan, BPBD Batang Perkuat TRC Bekali Pelatihan
BPBD Batang menggelar Pengembangan kapasitas Tim TRC di Aula BPBD Kabupaten Batang.
Batang Musim hujan sudah di depan mata. Meski intensitas rendah baru menyapa di bulan Oktober, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang tak mau lengah. Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjuk Januari-Februari sebagai puncak potensi hujan lebat yang berujung pada bencana banjir.

Batang Musim hujan sudah di depan mata. Meski intensitas rendah baru menyapa di bulan Oktober, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang tak mau lengah. Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjuk Januari-Februari sebagai puncak potensi hujan lebat yang berujung pada bencana banjir.

Maka, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Batang pun bergerak cepat memperkuat diri. Selama dua hari penuh (13-14 Oktober), anggota TRC yang berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu digembleng dalam pelatihan peningkatan kapasitas di Kantor BPBD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (14/10/2025).

Hari pertama diisi teori, hari kedua mereka harus basah kuyup dalam simulasi langsung di lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menjelaskan, bahwa kegiatan ini adalah langkah mitigasi yang tak bisa ditawar.

“Kegiatan ini sebagai serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Meskipun Oktober masih intensitas rendah, namun potensi banjir diprediksi tinggi pada awal tahun,” jelasnya.

Wawan berharap, pelatihan atau peningkatan kapasitas TRC ini hanya sebagai upaya antisipasi saja. Karena berharap tidak ada bencana di Kabupaten Batang. Tugas berat yang diemban TRC dan BPBD Batang memang berlandaskan pada realitas. Kabupaten Batang memiliki risiko tinggi terhadap bencana banjir.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan BPBD Provinsi Jawa Tengah Muhammad Konsul menambahkan, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor utama, peningkatan curah hujan yang ekstrem, kondisi topografi dataran rendah yang rentan genangan, sistem drainase yang belum optimal dan tersumbat, meluapnya Sungai Sambong dan anak sungainya, serta ancaman rob di wilayah muara.

“Ancaman itu direspons serius melalui dokumen strategis. Rencana Kontingensi Bencana Banjir Kabupaten Batang 2025-2027 telah disusun oleh BPBD Batang dan disahkan oleh Bupati Batang pada Oktober 2024,” ungkapnya.

Dokumen ini menjadi pedoman terpadu untuk kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana banjir terdampak utama di 9 desa dan kelurahan di Kecamatan Batang.

“Intinya, mitigasi dilakukan dengan satu tujuan utama, Mengurangi dampak yang ditimbulkan, khususnya bagi penduduk, dan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi serta mengurangi dampak/risiko bencana, sehingga masyarakat dapat hidup dan bekerja dengan aman,” tegasnya.

Dalam konteks tanggung jawab, Pemerintah Daerah memegang peran kunci, sebagaimana diatur dalam Pasal 8 UU 24/2007. Tanggung jawab itu meliputi. Maka TRC memiliki peran sangat strategis dalam mengelola data kebencanaan dan melakukan langkah untuk menetapkan status bencana.

“Penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana sesuai degan standar pelayanan minimum, hingga pengurangan risiko bencana dan panduan pengurangan risiko bencana degan program pembangunan serta pengalokasian dana penanggulangan bencana dalam APBD yang memadai,” ujar dia.

Di Batang, kesiapan itu berujung pada aksi nyata dari menegakkan peraturan, memasang tanda-tanda bahaya, membangun pos pengamanan, hingga Pelatihan kebencanaan/simulasi penanganan bencana. Sebab, untuk menghadapi bencana, kesiapan bukanlah pilihan, melainkan keharusan. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184