Batik Rifaiyah Batang Menanti Penetapan Sebagai Warisan Budaya Takbenda

Rabu, 08 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 490 kali Seni dan Budaya
Batik Rifaiyah Batang Menanti Penetapan Sebagai Warisan Budaya Takbenda
Batik Rifaiyah Batang Menanti Penetapan Sebagai Warisan Budaya Takbenda
Batang - Upaya pelestarian Batik Rifaiyah, salah satu warisan budaya khas Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kini memasuki tahap penting. Setelah melalui proses sidang penilaian, kini tim Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pusat tengah melakukan penilaian akhir untuk menentukan apakah Batik Rifaiyah layak ditetapkan secara resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Batang - Upaya pelestarian Batik Rifaiyah, salah satu warisan budaya khas Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kini memasuki tahap penting. Setelah melalui proses sidang penilaian, kini tim Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pusat tengah melakukan penilaian akhir untuk menentukan apakah Batik Rifaiyah layak ditetapkan secara resmi sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro, mengatakan bahwa keputusan akhir akan ditetapkan oleh tim pusat.

“Setelah sidang, akan ada penilaian akhir oleh tim WBTb pusat. Mereka yang menentukan apakah Batik Rifaiyah layak ditetapkan secara resmi. Jika lolos, akan keluar sertifikat penetapan, seperti yang pernah diterima Batang untuk Rampak dan Sojomerto,” katanya saat ditemui di Kantor Disdikbud Batang, Kabupaten Batang, Rabu (8/10/2025).

Dijelaskannya, setelah penetapan resmi diterima, langkah berikutnya yang paling penting adalah memastikan pelestarian budaya itu tetap berjalan di masyarakat. Karena ini adalah milik masyarakat, maka pemerintah daerah harus mensupport kegiatan pembatik Rifaiyah agar tetap hidup dan berkembang.

Ia menambahkan, pengakuan resmi bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk mengembalikan kejayaan Batik Batang, khususnya Rifaiyah.

“Harapannya, Batik Rifaiyah semakin dikenal luas. Sebenarnya, dulu sudah sempat dikenal. Bahkan tahun 2013, ada tim peneliti dari Jepang dan Korea yang menyampaikan bahwa pembatik-pembatik asli Pekalongan itu sebenarnya berasal dari Batang, lalu mereka bekerja di Pekalongan. Jadi memang kita harus mengembalikan kejayaan Batik Batang,” terangnya.

Terkait waktu pengumuman resmi penetapan, Bambang menyebut pihaknya masih menunggu informasi dari pusat. “Belum tahu pasti. Masih menunggu. Tapi harapannya bisa keluar tahun ini,” ujar dia.

Penetapan Batik Rifaiyah sebagai Warisan Budaya Takbenda diharapkan dapat menjadi tonggak penting bagi pelestarian dan kebangkitan kembali batik khas Batang yang sarat nilai religius dan sejarah. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183