Bupati Batang Tekankan Penyegaran Jabatan dan Metodologi Kerja Terukur

Rabu, 01 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 332 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Tekankan Penyegaran Jabatan dan Metodologi Kerja Terukur
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kedua kanan), melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat administrator di Aula Bupati Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melaksanakan pelantikan dan sumpah janji jabatan pejabat administrator di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1/10/2025).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melaksanakan pelantikan dan sumpah janji jabatan pejabat administrator di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1/10/2025).

Prosesi pelantikan 6 Jabatan Administrator dipimpin langsung oleh Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, yakni Ahmad Fathoni yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Permades, kini menempati posisi baru sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Dwi Marendra kini menduduki jabatan baru sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil.

Sudarno kini menjabat sebagai Sekretaris Dispermades, Nona Yulistiani Suyono jabatan baru sebagai Kabid Infrastruktur Pengembangan Wilayah Baperinda, Muh Luthfi sebagai Kepala Bidang Pengairan DPUPR, dan Cahyo Wiyato menjabat sebagai Kepala Bidang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Diskominfo Batang.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa pelantikan kali ini sempat tertunda lantaran beberapa posisi, khususnya yang berkaitan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri.

“Penyegaran jabatan adalah hal yang wajar dan perlu dilakukan, terutama bagi mereka yang sudah lebih dari lima tahun menduduki posisi tertentu. Ini bertujuan agar muncul semangat baru, tantangan baru, sekaligus ruang pengabdian yang lebih luas,” jelasnya.

Faiz menegaskan, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus siap menghadapi dinamika penugasan. Menurutnya, pejabat di lingkungan Pemkab Batang dituntut tidak hanya memiliki kompetensi spesifik, tetapi juga multitalenta dan generalistik.

Ia juga menekankan, pentingnya metodologi kerja yang terukur. Ia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusun lima agenda prioritas yang komprehensif, relevan, dan dapat diwujudkan dalam kurun waktu lima tahun.

“Kenapa hanya lima, karena kita tahu, lima tahun bukan waktu yang panjang. Tidak semua masalah bisa diselesaikan sekaligus. Maka, buatlah prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, itu bukan agenda prioritas karena sudah pasti terealisasi. Agenda strategis yang dimaksud harus lebih besar, misalnya pengembangan kawasan penyangga industri di Gringsing dan Banyuputih.

Faiz mencontohkan, pengembangan kawasan itu dapat diturunkan dalam kegiatan seperti pembangunan alun-alun, pasar, akses jalan, dan penerangan jalan umum dengan milestone tahunan yang jelas.

“Dengan begitu, kerja kita lebih terarah, terukur, dan mudah dievaluasi. Setiap rapat, OPD cukup membawa dokumen itu untuk kita checklist progres per tahun,” ungkapnya.

Tak hanya berhenti pada target fisik, Faiz juga meminta setiap OPD menetapkan target makro berupa dampak sosial-ekonomi. Kalau saat ini perputaran ekonomi di kawasan penyangga industri sekitar Rp300 miliar per tahun, maka target pada 2029 harus meningkat menjadi Rp600 miliar per tahun.

Ia menekankan, metode tersebut harus diterapkan di seluruh OPD, termasuk Dinas Kesehatan, Pendidikan, Dukcapil, dan Satpol PP.

“Semua OPD wajib punya tujuan strategis lima tahun, milestone tahunan, serta indikator output dan outcome yang terukur,” ujar dia.

Faiz mengajak seluruh jajaran Pemkab Batang untuk mengubah pola kerja birokrasi dari sekadar menyelesaikan rutinitas menjadi membangun sistem yang terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kerja kita jangan hanya berhenti pada kata selesai. Tapi harus meninggalkan jejak jelas bagi Kabupaten Batang yang lebih maju, tertata, dan sejahtera,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184