Batang - Proses menuju gerbang kesuksesan sebagai prajurit TNI/Polri, bagi generasi muda Batang masih sangatlah panjang. Lewat program dukungan anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo memberikan pelatihan khusus, fisik maupun mental, agar lebih siap mengikuti rangkaian proses, hingga lolos sebagai prajurit.
Batang - Proses menuju gerbang kesuksesan sebagai prajurit TNI/Polri, bagi generasi muda Batang masih sangatlah panjang. Lewat program dukungan anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo memberikan pelatihan khusus, fisik maupun mental, agar lebih siap mengikuti rangkaian proses, hingga lolos sebagai prajurit.
Dari
rencana 50 siswa-siswi pilihan, baru 38 anak yang intens mengikuti rangkaian
latihan fisik yang digebleng langsung oleh Yoyok kepada pelajar SMAN 1 Batang.
Ia mengakui, siswa masih butuh latihan yang melebihi standar para umumnya,
untuk mendapatkan hasil maksimal.
“Mereka
yang saya kader ini hanya punya waktu efektif latihan tiga bulan, karena April
2026 sudah mulai pendaftaran. Calon prajurit harus memiliki standar Samapta A
seperti lari, push up, sit up, pull up untuk daya tahan serta Samapta B untuk
kekuatan otot,†katanya, saat ditemui di GOR Sarengat Batang, Kabupaten Batang,
Minggu (21/9/2025).
Untuk
meraih kesuksesan lolos sebagai prajurit, pelajar Batang harus memiliki mental
yang siap berlatih di luar batas. Harus latihan melebihi orang lain latihan,
misalnya kalau nilainya 100, mereka harus 101, kalau orang luar 101, anak
Batang harus 102, makanya harus bersaing.
“Proses
yang akan dilalui dalam waktu dekat, mereka akan mengikuti Medical Check Up
atau pengecekan kesehatan secara keseluruhan. Yang dicek seluruh badan, dengan
fokus utama penglihatan, pendengaran, gigi harus sehat, makanya kalau ada
amandel saja harus dioperasi karena menggangu,†jelasnya.
Yoyok
berharap, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berkenan untuk memberikan dukungan
kepada siswa-siswi pilihan tersebut, agar saat Medical Check Up digratiskan.
Di
sisi lain, pihaknya masih menanti pelajar SMA lainnya untuk bergabung dalam
program pendampingan calon prajurit TNI/Polri.
“Minggu
depan akan ada 12 siswa-siswi dari SMAN 2 Batang dan Pondok Modern Tazakka yang
akan bergabung ikut latihan bersama 38 anak lainnya,†tegasnya.
Muhammad
Haidar Zulkarnaen siswa kelas XII SMAN 1 Batang, mendapat wejangan lansung dari
anggota Komisi VII DPR RI itu, agar lebih mengoptimalkan pola dan waktu
latihan. Ia mengakui masih mengalami kendala saat latihan fisik khususnya
Samapta A.
“Tadi
disarankan Pak Yoyok supaya rutin berlatih lari, push up, sit up tiap pagi di
rumah maupun sekolah. Terus harus banyak mengurangi hal-hal yang tidak perlu,
seperti main gawai dan fokus melatih fisik di sisa waktu beberapa bulan ini,â€
ungkapnya.
Terkait
rencana Medical Check Up yang dimungkinkan diberikan secara gratis, ia bersama
puluhan rekan lainnya merasa bahagia, jika wacana itu terealisasi.
“Alhamdulillah kalau digratiskan dari Pemkab Batang, sebab banyak juga yang tidak mampu, karena biaya cek kesehatan itu antara Rp150 ribu sampai Rp200 ribu,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)