Penguatan Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 16 September 2025 Jumadi Dibaca 343 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Penguatan Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melalui bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar lokakarya penguatan sistem pendidikan pemberdayaan perempuan menuju Indonesia emas, di Ruang Pagilaran Baperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (16/9/2025).

Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melalui bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar lokakarya penguatan sistem pendidikan pemberdayaan perempuan menuju Indonesia emas, di Ruang Pagilaran Baperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (16/9/2025).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DP3AP2KB Batang Joko Prasetyo menyampaikan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dan mendorong partisipasi yang lebih besar dalam pembangunan, sejalan dengan komitmen untuk menyetarakan derajat antara perempuan dan laki-laki.

“Peran perempuan dalam keluarga kini semakin strategis, tidak hanya sebatas pengasuh rumah tangga, tetapi juga berkontribusi aktif dalam menopang ekonomi keluarga. Meski begitu, menurutnya, peran laki-laki sebagai kepala keluarga tetap tidak bisa diabaikan,” jelasnya.

Joko juga menyebutkan pemberdayaan perempuan ini memiliki akses baik dari pendidikan sosial kemasyarakatan termasuk politik artinya perempuan yang ada ini harus berdaya, ketika perempuan itu berdaya, maka perempuan itu terangkat maka yang terangkat tidak hanya perempuan tapi keluarga serta masyarakat daerah atau Kabupaten Batang bahkan negara ini menjadi ikut terangkat.

“Konsepnya adalah kita bareng-bareng untuk kolaborasi antara pemerintah daerah kemudian berbagai instansi yang ada di bawahnya, kemudian dengan lembaga swadaya masyarakat yang ada di Batang sudah cukup eksis ini adalah lembaga Pekka ini perempuan kepala keluarga di situ memberikan pelatihan pendidikan kepada kaum perempuan untuk mandiri dan eksis.

Harapannya adalah tentunya terbentuknya perempuan-perempuan Indonesia di Kabupaten Batang ini yang mandiri dan berdaya di dalam alat Pembangunan.

Kepala bidang PPPA DP3AP2KB Batang Weni Ary Susanti menambahkan, mendukung penuh Program Pendidikan Pemberdayaan Perempuan ini sebagai upaya melahirkan perempuan yang mandiri, berdaya, dan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Kabupaten Batang yang adil dan sejahtera.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi perempuan, agar mereka tidak berjalan sendiri dalam proses pemberdayaan. Dengan bimbingan, pelatihan, dan perlindungan yang berkelanjutan, perempuan di Kabupaten Batang akan semakin kuat, percaya diri, dan mampu membawa perubahan positif bagi keluarga serta masyarakatnya,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan Batang Sri Urianti mengatakan, Lokakarya penguatan sistem pendidikan pemberdayaan perempuan ini diselenggarakan oleh Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) berkolaborasi dengan Pemkab Batang.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran kritis pentingnya transformasi sistem pendidikan pemberdayaan perempuan kemudian yang keduanya menggali praktik baik inovasi peluang dan tantangan dalam pendidikan yang mendukung pemberdayaan Perempuan,” terangnya.

Dan yang ketiga membangun sinergi dan komitmen bersama antara berbagai pemangku kepentingan yang hadir di sini untuk mendorong kebijakan pendidikan yang berpihak pada pemberdayaan Perempuan.

Ia juga berharap, nanti ada semacam perbaikan sistem pendidikan pemberdayaan perempuan menjadi lebih tertata lagi, ada model pendidikan yang terstruktur kemudian bisa dilaksanakan di semua desa di Kabupaten Batang walaupun nanti pelaksanaannya secara bertahap. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

 

 

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184