Batang - Proyek pembangunan dan penataan Jalan Ahmad Yani, khususnya di kawasan Kauman, Kabupaten Batang, mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditetapkan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait sejauh mana progres pekerjaan di lapangan.
Batang - Proyek pembangunan dan penataan Jalan Ahmad Yani, khususnya di kawasan Kauman, Kabupaten Batang, mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditetapkan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait sejauh mana progres pekerjaan di lapangan.
Kepala
Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan DPUPR Batang Endro Suryono menyampaikan,
permohonan maaf atas keterlambatan tersebut. Penataan yang seharusnya selesai
14 Juli 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp1,69 miliar waktu pelaksanaan
selama 90 hari.
“Proyek
ini sudah dievaluasi sebanyak tujuh kali. Target awal penyelesaian adalah 11
Oktober, namun kemungkinan ada pergeseran dari jadwal tersebut,†katanya saat
ditemui di Kantor DPUPR Kabupaten Batang, Selasa (16/9/2025).
Ia
menegaskan bahwa proyek tetap berjalan sesuai regulasi dan saat ini sudah
memasuki tahap Social Cost Meeting (SCM) ke-3. Ada beberapa faktor yang
menyebabkan lambatnya progres di lapangan.
“Pertama,
keterbatasan tenaga kerja dengan kompetensi di bidang konstruksi. Kedua,
keterbatasan kemampuan finansial kontraktor, padahal pelaksanaan konstruksi
membutuhkan dukungan dana yang kuat dan berkelanjutan,†jelasnya.
Dua
hal ini sangat berpengaruh terhadap percepatan penyelesaian pekerjaan. Meski
demikian, kami terus melakukan pengawasan agar proyek tetap berjalan. Selain
membangun trotoar, salah satu fokus utama proyek Jalan Ahmad Yani adalah
penataan kabel. Seluruh kabel kecuali kabel listrik akan ditanam di bawah
tanah.
“Jalur
kabel bawah tanah sudah kami siapkan melalui yudik kecil-kecil yang dibangun di
sepanjang jalan. Harapannya, kawasan ini akan tampak lebih rapi dan modern,â€
terangnya.
Meski
mengalami keterlambatan, DPUPR Batang memastikan tetap mengawal penuh jalannya
proyek. Pemerintah berharap, pekerjaan dapat segera dirampungkan sehingga
manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami
berkomitmen menyelesaikan pekerjaan ini agar Jalan Ahmad Yani bisa benar-benar
menjadi wajah baru Kabupaten Batang yang tertata,†pungkasnya. (MC Batang,
Jateng/Roza/Jumadi)