Terumbu Karang Buatan FABA PLTU Batang Mulai Dihuni Biota Laut

Senin, 08 September 2025 Jumadi Dibaca 497 kali Acara Pimpinan Daerah
Terumbu Karang Buatan FABA PLTU Batang Mulai Dihuni Biota Laut
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat Sosialisasi Diseminasi Hasil Kegiatan Pemantauan Artificial Fish di Aula Bupati Batang.
Batang - Upaya menjaga kelestarian ekosistem laut dan mendukung ekonomi biru terus dilakukan di Kabupaten Batang. PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro memaparkan hasil pemantauan rumah ikan buatan (Artificial Fish Apartment/AFA) dan terumbu karang buatan (Artificial Patch Reef/APR) berbahan FABA PLTU Batang.

Batang - Upaya menjaga kelestarian ekosistem laut dan mendukung ekonomi biru terus dilakukan di Kabupaten Batang. PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro memaparkan hasil pemantauan rumah ikan buatan (Artificial Fish Apartment/AFA) dan terumbu karang buatan (Artificial Patch Reef/APR) berbahan FABA PLTU Batang.

Chief Operating Officer PT Bhimasena Power Indonesia Naofumi Yasuda menyampaikan, apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang, DKP Jawa Tengah, dan Universitas Diponegoro atas dukungan yang telah terjalin.

“Program pembuatan dan pemasangan terumbu karang buatan dan rumah ikan berbahan FABA PLTU Batang ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian kami pada kondisi dan pengembangan ekonomi biru di wilayah pesisir Kabupaten Batang,” katanya saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (8/9/2025).

Ia menambahkan, pihaknya berharap program ini bisa menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat pesisir.

“Kami percaya kesuksesan suatu program adalah hasil kerja sama solid dari berbagai pihak. Untuk itu, mari kita saling mendukung dan berkolaborasi demi kemajuan Kabupaten Batang,” tuturnya.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyatakan apresiasinya atas inisiatif tersebut. Menurutnya, pemanfaatan FABA PLTU yang diolah menjadi rumah ikan buatan dan terumbu karang buatan adalah jawaban atas tantangan menurunnya kualitas ekosistem laut.

“Kami berharap program ini dapat terus dikembangkan, wilayah cakupannya diperluas, dan berpotensi menjadi destinasi wisata di Kabupaten Batang yang memberi manfaat signifikan bagi masyarakat,” harapnya.

Kepala DKP Provinsi Jateng Endi Faiz Effendi yang diwakili oleh Kepala Bidang Kelautan, Pesisir dan Pulau Pulau Kecil Lilik Harnadi menyampaikan, bahwa kolaborasi antara DKP Jawa Tengah, BPI dan UNDIP merupakan upaya bersama untuk mengelola pesisir di Kabupaten Batang.

“Harapannya semua pihak dapat saling bekerja sama untuk menjaga wilayah pesisir, yang bukan hanya bermanfaat secara ekologis, tetapi juga memberikan dampak ekonomis bagi masyarakat Batang,” jelasnya.

Guru Besar Ilmu Lingkungan Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP Munasik menjelaskan, bahwa hasil pemantauan di Karang Sebapang dan Karang Ban sejak 2022 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

“Kondisi fisik AFA dan APR masih dalam keadaan baik dan mampu membentuk mikro-ekosistem serta berfungsi sebagai perangkat pengumpul ikan,” terangnya.

Munasik merekomendasikan agar kawasan Karang Sebapang ditetapkan sebagai Taman Bawah Laut. Tujuannya untuk melindungi keanekaragaman hayati sekaligus mengembangkan ekowisata dan edukasi lingkungan.

Sementara itu, Ketua HNSI Batang Teguh Tarmudjo menyampaikan, bahwa program tersebut memberi dampak positif bagi hasil tangkapan ikan.

“Program diseminasi ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai nelayan, karena bisa mengetahui hasil nyata dari program yang dilakukan BPI bersama DKP Jawa Tengah dan UNDIP. Dampaknya jelas meningkatkan hasil tangkapan ikan dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar dia.

Ia menambahkan, nelayan sangat mengapresiasi kerja sama lintas pihak ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT Bhimasena Power Indonesia, DKP Jawa Tengah, dan Universitas Diponegoro atas dukungannya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184