Batang - Tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, yang diselenggarakan pada 15 Februari 2017 hanya mencapai 74 persen.
Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kabupaten Batang, Umar Abdul Jabar saat ditemui di Kantor KPUD Batang, Kamis (15/2/2017).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan 77% tingkat kehadiran pemilih pada Pilkada Batang, namun yang terealisasi hanya sekitar 74 persen.
"Meski target tingkat kehadiran belum tercapai tetapi hal ini sudah memenuhi standar daerah. Tingkat kehadiran pemilih Pilkada 2017 sudah cukup bagus," katanya.
Selain itu, kondisi pelaksanaan pilkada juga berjalan relatif lancar, aman, dan tidak terjadi masalah. Saat ini, kami masih menunggu hasil rekapitulasi suara dari kecamatan yang ditargetkan hari ini sudah selesai," lanjutnya.
Ia mengatakan kegiatan rekapitulasi suara tingkat kabupaten akan dimulai tanggal 22-24 Februari 2017."Saat ini, kami masih memonitor dan menunggu hasil rekapitulasi suara tingkat ke kecamatan," pungkas Umar.
Disinggung mengenai hasil perolehan suara empat pasangan calon, Umar mengatakan berdasar hasil form C-1, pasangan Wihaji-Suyono yang diusung oleh Partai Golkar dan PPP masih unggul terhadap tiga pasangan lain, yaitu 135.468 suara.
"Adapun, tiga pasangan lain, yaitu pasangan Lafran-Urip Nur Untung 68.008 suara (28,08 persen), A.S Burhan-Acara Ariani 35.334 suara (14,68 persen), dan terakhir Faizin-Erna sebanyak 3.602 suara (1,48 persen)," katanya.(edo)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.