Pelatihan Barber di Batang Buka Peluang Usaha Bagi Warga Lokal

Senin, 01 September 2025 Jumadi Dibaca 449 kali Pendidikan dan Latihan
Pelatihan Barber di Batang Buka Peluang Usaha Bagi Warga Lokal
Pelatihan Barber di Batang Buka Peluang Usaha Bagi Warga Lokal.
Batang - Pelatihan singkat atau short course di bidang potong rambut (barber) diadakan oleh Disnaker Kabupaten Batang. Program ini dirancang untuk membuka peluang usaha sekaligus menyiapkan keterampilan praktis bagi warga lokal agar tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan ekonomi daerah, termasuk kehadiran Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Batang - Pelatihan singkat atau short course di bidang potong rambut (barber) diadakan oleh Disnaker Kabupaten Batang. Program ini dirancang untuk membuka peluang usaha sekaligus menyiapkan keterampilan praktis bagi warga lokal agar tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan ekonomi daerah, termasuk kehadiran Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Pelatihan ini berlangsung sejak 22 Agustus hingga 4 September 2025, dengan kombinasi materi kelas dan praktik langsung. Dalam waktu 11 hari dengan jumlah 20 peserta dengan menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Instruktur Potong Rambut Sumardi mengatakan, bahwa hari ini menghadirkan potong rambut gratis untuk umum supaya memberikan lebih percaya diri untuk memotong rambut, meskipun hasilnya masih dalam tahap belajar.

“Bagi pemula memang tidak gampang, tapi ini memang harus kita paksakan supaya bisa. Mereka harus yakin mereka bisa. Walaupun belum sempurna, sekarang sudah mulai terlihat hasilnya. mereka sudah berani memotong rambut dengan percaya diri,” katanya saat ditemui di Aula Disnaker Kabupaten Batang, Senin (1/9/2025).

Pelatihan barber ini tidak hanya mengajarkan teknik dasar memotong rambut, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa profesi barber berbeda dari tukang pangkas rambut biasa.

“Peserta dikenalkan pada fundamental barber, mulai dari jenis peralatan, teknik penggunaan, hingga manajemen pelayanan. Mereka tahu cara motong, tapi tidak tahu standard service. Mereka tahu produk, tapi belum paham bagaimana menghadapi pelanggan. Itu yang kita ajarkan how to handle guest, komunikasi, sampai teknik pelayanan,” jelasnya.

Para peserta juga dilatih keterampilan komunikasi untuk menghadapi berbagai tipe pelanggan. Misalnya, bagaimana menangani klien yang hanya menjawab “terserah, Mas” ketika ditanya model potongan.

Sumardi juga mengajarkan cara menggunakan contoh model dari gawai agar komunikasi lebih jelas dan hasil potongan sesuai harapan.

“Kalau tidak percaya diri saat memotong, pasti salah. Jadi kita ajarkan juga agar mereka bekerja secara profesional, mulai dari preparation, setup, sampai after-service. Karena kita ini sebenarnya pekerja seni. Medianya bukan kanvas, tapi kepala yang sangat sensitif,” ungkapnya

Ia juga menyebutkan, peluang usaha di bidang barber sangat besar, seiring pertumbuhan penduduk dan perumahan baru di Batang. Semua orang butuh potong rambut, minimal sebulan sekali. Satu komplek bisa ada ribuan laki-laki, peluangnya besar sekali.

“Meski pelatihan ini tidak sepenuhnya terkait dengan industri di KITB seperti las atau jahit, barber tetap menjanjikan,” ujar dia.

Selain keterampilan teknis, pelatihan ini juga membangun kepercayaan diri peserta. Peserta dilatih untuk membentuk mental picture agar yakin saat memotong, karena rambut adalah bagian sensitif bagi setiap orang.

Sumardi berharap, dengan adanya pelatihan ini barber-barber muda yang siap mengisi kebutuhan pasar lokal. Lebih dari sekadar profesi, barber dipandang sebagai salah satu jalan membangun kemandirian ekonomi warga di tengah pesatnya pertumbuhan Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184