Tari Babalu Kini Memukau Lewat Pertunjukan Kolosal

Jumat, 22 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 1.222 kali Seni dan Budaya
Tari Babalu Kini Memukau Lewat Pertunjukan Kolosal
Sejumlah Siswi menarikan Tari Babalu saat Pertunjukan Kolosal Di SMAN 1 Wonotunggal, Kabupaten Batang.
Batang Suasana panggung terbuka mendadak berubah semarak ketika ratusan siswa menari tampil serentak membawakan sebuah tarian daerah, tari babalu yang selama ini jarang dikenal masyarakat luas. Acara pertunjukan kolosal tersebut digelar di SMA Negeri 1 Wonotunggal dan mengangkat kembali warisan budaya yang hampir tenggelam oleh perkembangan zaman.

Batang Suasana panggung terbuka mendadak berubah semarak ketika ratusan siswa menari tampil serentak membawakan sebuah tarian daerah, tari babalu yang selama ini jarang dikenal masyarakat luas. Acara pertunjukan kolosal tersebut digelar di SMA Negeri 1 Wonotunggal dan mengangkat kembali warisan budaya yang hampir tenggelam oleh perkembangan zaman.

Dengan busana khas tradisional daerah, para siswa menampilkan gerak ritmis yang penuh makna. Iringan musik tradisional yang menggema menambah suasana magis, membuat penari larut dalam keindahan seni yang sesungguhnya merupakan identitas bangsa.

Plt Kepala SMA Negeri 1 Wonotunggal Aris Sugiharto menyampaikan, apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan tari kolosal yang menampilkan tarian daerah (Babalu). Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya bangsa yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda.

“Saya sangat bangga dengan semangat siswa kami yang begitu antusias mengikuti tari kolosal Babalu ini. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar menari, tetapi juga belajar nilai dan mencintai budaya sendiri.” Katanya saat ditemui di SMAN 1 Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat (22/8/2025).

Kegiatan menari kolosal ini diharapkan menjadi tonggak bagi generasi muda untuk semakin mencintai dan menjaga warisan budaya. Lebih dari sekadar pertunjukan, acara ini juga menjadi simbol bahwa seni tradisi akan terus hidup jika diwariskan dengan penuh cinta dan kebersamaan. Tambahnya.

Sementara itu, budayawan sekaligus pendidik Ahmad Zainuri mengatakan, sebenarnya tari babalu itu muncul sekitar tahun1930an pada saat terjadi perlawanan terhadap Belanda. Pada saat itu pejuang Batang ketika berkumpul selalu dibubarkan oleh Belanda, sehingga pejuang Batang tidak bisa melakukan perlawanan.

“Maka pejuang Batang membentuk kesenian Babalu, untuk mengecoh Belanda. Sedangkan Babalu itu sendiri artinya aba-aba dulu, sebelum melalukan penyerangan terhadap Belanda. Itu sengaja diciptakan supaya mereka tidak dicurigai oleh Belanda,” jelasnya.

Tarian Babalu merupakan tarian warisan leluhur, maka dari itu perlu dilestarikan oleh kita semua khususnya generasi muda, masyarakat, dan dunia pendidikan.

Salah satu siswa peserta tari, Nayla Arma Nabila mengaku bangga bisa ikut ambil bagian dalam pertunjukan ini.

“Awalnya agak sulit mempelajari gerakannya, tapi setelah berlatih bersama teman-teman, kami justru merasa semakin kompak. Rasanya bangga sekali bisa ikut melestarikan budaya daerah,” ungkapnya. (MC Batang, Jateng/Tama/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183