Batang - Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Batang menjalin kerjasama dengan Program Studi IPS UNNES melalui pengabdian pada masyarakat. Kegiatan bertajuk Penguatan Deep Learning Melalui Kearifan Lokal Berbasis Digital ini dihadiri guru berbagai jenjang, untuk meningkatkan kompetensi.
Batang - Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Batang menjalin kerjasama dengan Program Studi IPS UNNES melalui pengabdian pada masyarakat. Kegiatan bertajuk Penguatan Deep Learning Melalui Kearifan Lokal Berbasis Digital ini dihadiri guru berbagai jenjang, untuk meningkatkan kompetensi.
Kegiatan
tersebut dihadiri 9 guru TK, 23 guru SD, 30 guru SMP/MTs dan sisanya 5 dari
guru SMA/SMK, perwakilan dari tiap Cabang PGRI di masing-masing kecamatan.
Beberapa
pemateri yang hadir diantaranya Asep Ginanjar Dosen FISIP UNNES, Konsultan
Budaya Jawa Tengah M. Wildan Khunaefi dari Mankhu’s Research dan Dinok Sudiami
Fasilitator Pembelajaran mendalam.
Kepala
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengapresiasi
atas pelaksanaan kerja sama ini.
“Kegiatan
yang sangat menarik semoga mampu meningkatkan kompetensi guru-guru,†katanya, Kamis
(7/8/2025).
Hal
yang sama juga diungkapkan Ketua PGRI Arief Rochman yang berharap kegiatan
tersebut mampu membawa perubahan mindset guru terhadap pembelajaran mendalam.
Sementara
itu, Noviani Achmad Putri juga mengapresiasi terhadap pelaksanaan kerjasama
yang telah terjalin.
“Sudah
tiga kali ini kami datang ke Batang untuk melaksanakan kerjasama dan saya
berterima kasih guru-guru menyambut dengan antusias kegiatan yang kami lakukan,â€
tegasnya.
Berbagai
materi menarik disampaikan dalam rangka menunjang implementasi pembelajaran
mendalam. Di awali dengan Konsep pembelajaran mendalam yang disampaikan oleh
Dinok Sudiami, dilanjutkan dengan materi kearifan lokal oleh M. Wildan Khunaefi
dan ditutup dengan materi pemanfaatan digital oleh Asep Ginanjar.
Pelatihan
selama dua hari ini harapannya peserta dapat mengimplemantasikan materi yang
disampaikan oleh narasumber melalui kegiatan pembelajaran dalam bentuk
penyusunan RPP pembelajaran mendalam. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)