Alih Fungsi Lahan Wujud Komitmen Pemkab Batang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 05 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 472 kali Acara Pimpinan Daerah
Alih Fungsi Lahan Wujud Komitmen Pemkab Batang Menuju Indonesia Emas
Pemkab Batang menggelar diskusi Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan di Aula Bupati Batang.
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menggelar diskusi Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (5/8/2025). Kegiatan adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga keberlanjutan wilayah di Kabupaten Batang.

Batang Pemerintah Kabupaten Batang menggelar diskusi Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (5/8/2025). Kegiatan adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga keberlanjutan wilayah di Kabupaten Batang.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, diskusi hari ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah momentum strategis yang sangat krusial. Kita semua menyadari bahwa isu alih fungsi lahan, khususnya lahan pertanian produktif, merupakan tantangan besar yang dihadapi oleh banyak daerah, termasuk Kabupaten Batang.

“Pada tahun 2045, Indonesia akan memasuki era emasnya. Sebuah visi besar telah dicanangkan oleh Presiden periode 2025-2045, yaitu "Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045". Visi ini bukanlah sekadar slogan, melainkan sebuah cita-cita luhur yang menjadi panduan pembangunan bangsa kita ke depan,” jelasnya.

Untuk mencapai visi tersebut, salah satu dari Delapan Misi yang tertuang dalam Asta Cita adalah Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah, ekonomi digital, ekonomi hijau, dan ekonomi baru.

“Salah satu strategi kunci yang diamanatkan adalah membatasi alih fungsi lahan sawah melalui Pemanfaatan Ruang secara vertikal dan tidak sporadis untuk mempertahankan tingkat pelayanan prasarana dan sarananya. Hal ini menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Tengah memiliki komitmen kuat untuk menjaga ketersediaan lahan pertanian,” tegasnya.

Oleh karena itu, salah satu kebijakan utama yang kita ambil untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah pengendalian alih fungsi lahan pertanian produktif. Kebijakan ini menjadi jembatan antara kebutuhan pembangunan ekonomi dan keharusan menjaga kelestarian lingkungan serta ketahanan pangan.

“Selain itu, strategi kita juga mencakup upaya peningkatan kapasitas produksi, yaitu dengan mengembangkan dan merevitalisasi jaringan irigasi serta meningkatkan produktivitas lahan pertanian secara umum. Kami menyadari bahwa menjaga lahan saja tidak cukup, kita juga harus membuatnya lebih berdaya guna dan menguntungkan bagi para petani,” terangnya.

Melalui diskusi ini, mari kita bersinergi. Saya berharap kita semua dapat memberikan masukan konstruktif, gagasan inovatif, dan solusi-solusi cerdas agar kebijakan pengendalian alih fungsi lahan di Kabupaten Batang dapat berjalan optimal.

“Mari kita wujudkan pembangunan yang berimbang: pertumbuhan ekonomi yang pesat, namun tetap menjunjung tinggi keberlanjutan lingkungan dan kemandirian pangan,” harapnya.

Sementara itu, Koordinator Harian Stranas Pencegahan Korupsi Didik Mulyanto menyampaikan, terkait dengan kegiatan pemantauan lapangan pengalihan alih fungsi lahan sawah ini merupakan bagian dari aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) nomor 1, jadi di kami ada aksi 1 sampai 15.

“Aksi Stranas PK regulasinya per 2 tahun, sehingga ini masuk periode keempat yang mana untuk aksi fungsi alih lahan ini konsep besarnyabagian dalam menyusun one map. Jadi untuk memastikan data di lapangan valid dan berintegritas,” ujar dia.

Didik Mulyanto juga menyebutkan, terkait dengan kegiatan hari ini sebenarnya kami lebih banyak ingin mendengar mencermati ataupun mengamati kondisi di lapangan, terutama dalam kaitan kegiatan pengelolaan lahan pertanian yang ada di Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

 

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184