Mahasiswa Undip Mengembangan Peta Digital UMKM Berbasis Geospasial untuk Pemberdayaan Ekonomi

Jumat, 01 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 362 kali Pelayanan Publik
Mahasiswa Undip Mengembangan Peta Digital UMKM Berbasis Geospasial untuk Pemberdayaan Ekonomi
Batang - Dalam era digitalisasi yang semakin pesat khususnya pada KKN Tematik di Desa Tumbrep, Mahasiswa Universitas Diponegoro mengambil langkah progresif melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berfokus pada pengembangan peta digital UMKM berbasis teknologi geospasial.

BatangDalam era digitalisasi yang semakin pesat khususnya pada KKN Tematik di Desa Tumbrep, Mahasiswa Universitas Diponegoro mengambil langkah progresif melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berfokus pada pengembangan peta digital UMKM berbasis teknologi geospasial.

Program inovatif ini, hadir sebagai solusi strategis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal yang selama ini belum terpetakan secara komprehensif, sekaligus menjawab tantangan modernisasi yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah ini.

Latar belakang program ini bermula dari identifikasi permasalahan klasik yang dihadapi UMKM lokal, yaitu rendahnya visibilitas dan aksesibilitas informasi mengenai lokasi serta karakteristik usaha-usaha yang tersebar di seluruh wilayah desa.

Kondisi ini mengakibatkan potensi ekonomi desa tidak dapat dimaksimalkan, baik dari segi promosi, distribusi, maupun pengembangan jaringan bisnis. Selama ini, informasi mengenai keberadaan UMKM hanya tersimpan secara konvensional dan tidak terintegrasi, sehingga sulit diakses oleh masyarakat luas, wisatawan, maupun pihak-pihak yang berpotensi menjadi mitra usaha atau konsumen.

Salah satu Mahasiswa Undip Gabriel Raimundo menyampaikan, pelaksanaan program dimulai dengan survei yang dilakukan selama dua minggu, melibatkan tim mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam pendataan langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi seluruh UMKM yang beroperasi di Desa Tumbrep yang terdiri dari 8 perdukuhan.

“Tahap ini mencakup pencatatan koordinat geografis menggunakan teknologi GPS, dokumentasi visual, serta wawancara dengan para pelaku usaha untuk memahami karakteristik, produk unggulan, dan tantangan yang mereka hadapi. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan sistem informasi geografis (GIS) untuk menciptakan peta digital yang interaktif dan informatif,” katanya saat ditemui di Balai Desa Tmbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (1/8/2025).

Tidak Hanya dalam skala desa, mahasiswa KKN Tematik Tim 41 membuat peta persebaran UMKM dalam skala kecil yaitu dukuh untuk membantu pendataan serta memaksimalkan potensi yang ada ditiap perdukuhan di desa Tumbrep ini, yang mana dilakukan penyerahan kepada Kepala Dukuh Tumbrep sendiri.

“Keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama kesuksesan program ini, dimana partisipasi aktif terlihat dari antusiasme para pelaku UMKM dalam memberikan data dan informasi yang diperlukan. Tersebar berbagai pelaku usaha dari berbagai sektor - mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, pertanian, hingga jasa - turut berpartisipasi dalam program pendataan ini,” jelasnya sebagai Mahasiswa yang bertanggung jawab membuat peta.

Masyarakat tidak hanya berperan sebagai objek penelitian, tetapi juga sebagai subjek aktif yang memberikan masukan yang dapat membantu.

Para pelaku usaha berharap, bahwa melalui peta digital ini, produk-produk unggulan Desa Tumbrep dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas. Mereka juga mengharapkan adanya peningkatan kunjungan wisatawan yang dapat berdampak langsung pada peningkatan penjualan produk lokal.

Selain itu, masyarakat berharap program ini dapat menjadi katalis bagi transformasi digital yang lebih luas di desa, menciptakan ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan dan mandiri.

“Peta ini diharapkan, menjadi instrumen yang memudahkan Pemerintah Desa maupun instansi teknis seperti dinas terkait dalam proses pembinaan dan pengembangan UMKM yang sudah ada,” harapnya.

Penyerahan peta dilakukan oleh Ketua Tim Iptek Desa Binaan Undip (IDBU) KKNT Tim 50 Undip, Dr Ir Marry Christiyanto, MP, IPM kepada Kepala Desa Tumbrep dalam acara penarikan mahasiswa KKN, Rabu (30/7/2025).

Kepala Desa Tumbrep Muhammad Najib memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa Undip atas dedikasinya. Ia berpendapat bahwa program KKNT tahun ini memiliki dampak yang signifikan karena berhasil melibatkan masyarakat secara aktif dan menjangkau berbagai sektor kehidupan di desa.

“Program mahasiswa sangat dirasakan manfaatnya. Kehadiran 12 mahasiswa di setiap dusun membuat kegiatan berjalan intensif. Kami berharap KKNT dari Undip bisa berlanjut di masa mendatang agar program yang telah dimulai bisa terus dikembangkan,” tegasnya.

Sementara itu Camat Bandar Muhammad Nashruddin turut menyampaikan pandangan yang sejalan dengan menilai bahwa program KKNT mahasiswa Undip telah membawa manfaat riil bagi komunitas di Kecamatan Bandar.

Menurutnya, inisiatif-inisiatif unggulan dalam sektor peternakan dan pertanian terbukti efektif mendorong munculnya pelaku UMKM baru sekaligus meningkatkan kualitas hasil produksi masyarakat setempat.

“Kami menyambut baik jika mahasiswa Undip kembali melaksanakan KKNT di wilayah kami. Kontribusi mereka sangat konkret dan dirasakan langsung oleh warga,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184