Lestarikan Ekosistem Pesisir, PLTU Batang Tanam 2.000 Mangrove Avicennia di Roban Timur

Kamis, 31 Juli 2025 Jumadi Dibaca 462 kali Lingkungan
Lestarikan Ekosistem Pesisir, PLTU Batang Tanam 2.000 Mangrove Avicennia di Roban Timur
Lestarikan Ekosistem Pesisir, PLTU Batang Tanam 2.000 Mangrove Avicennia di Roban Timur
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) atau PLTU Batang bersama Dislutkan Kabupaten Batang menanam 2.000 mangrove jenis Avicennia di Sungai Urang, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Kamis (31/7/2025).

Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) atau PLTU Batang bersama Dislutkan Kabupaten Batang menanam 2.000 mangrove jenis Avicennia di Sungai Urang, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Kamis (31/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program CSR BPI, sekaligus wujud nyata komitmen Perusahan untuk terus mendukung Program Gubernur Jawa Tengah “Mageri Segoro” dan juga diisi dengan aksi bersih pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir.

General Manager Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) Aryamir H. Sulasmoro melalui CSR & Community Relation Manager Ahmad Lukman menyampaikan, apresiasi atas kolaborasi semua pihak dalam kegiatan penanaman mangrove di pesisir Roban Timur.

“Kegiatan penanaman mangrove ini tidak hanya memperingati Hari Mangrove Sedunia, tetapi juga sejalan dengan Program Mageri Segoro yang diluncurkan oleh Gubernur Jawa Tengah. Dengan mangrove ini harapannya akan menjadi penjaga ekosistem laut dan pesisir, membantu melestarikan keanekaragaman hayati, dan memberikan warisan berharga bagi generasi mendatang khususnya di Roban Timur,” jelasnya.

Ekosistem mangrove merupakan penyerap karbon alami yang penting, melindungi garis pantai dari erosi dan gelombang tinggi, rumah bagi keanekaragaman hayati, serta penyokong mata pencaharian masyarakat yang patut untuk dilestarikan, dijaga dan ditingkatkan terus luasannya.

“Menyadari pentingnya hal ini, BPI secara konsisten mendukung upaya konservasi dan rehabilitasi mangrove di Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Batang Ila Dhiama Warni menegaskan, pentingnya aksi nyata dalam menjaga kelestarian pesisir.

Menurutnya, kegiatan bersih pantai dan penanaman mangrove menjadi langkah strategis untuk melindungi lingkungan dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Pada Hari Mangrove Sedunia ini, aksi bersih pantai dan penanaman mangrove adalah investasi lingkungan. Hasilnya mungkin tidak terlihat hari ini, tetapi akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” terangnya.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah IV Jawa Tengah Gunawan menegaskan, bahwa penanaman mangrove ini memiliki manfaat besar bagi kelestarian lingkungan sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Penanaman 2.000 pohon mangrove jenis Avicennia merupakan bagian dari upaya bersama kami untuk memulihkan ekosistem pesisir. Mangrove membantu mengurangi abrasi, erosi, penurunan tanah, dan polusi serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sengon H. Yaroni menyampaikan, apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan di Pantai Roban Timur.

“Atas nama Pemerintah Desa Sengon, kami mengucapkan terima kasih kepada BPI dan Pemerintah atas inisiatif penanaman mangrove ini. Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan dan masyarakat siap mendukung serta merawat mangrove agar memberi manfaat jangka panjang bagi desa kami,” ujar dia.

Melalui inisiatif ini, BPI menunjukkan komitmennya yang berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, khususnya dalam melestarikan ekosistem pesisir, mendorong partisipasi masyarakat, dan mempromosikan kesejahteraan penduduk pesisir. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184