KKN-T IPB 2025 Warnai Desa Wonomerto Dengan Aksi Biru Nyata

Selasa, 29 Juli 2025 Jumadi Dibaca 1.586 kali Teknologi
KKN-T IPB 2025 Warnai Desa Wonomerto Dengan Aksi Biru Nyata
Mahasiswa IPB Memberikan Edukasi pencegahan stunting pada pengunjung posyandu di Balai Desa Wonomerto, Kabupaten Batang.
Batang - Desa Wonomerto, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, merupakan salah satu desa potensial di bidang pertanian dan peternakan. Stunting dan sistem administrasi desa yang masih bersifat konvensional dan belum banyak memanfaatkan teknologi digital seperti Google Workspace dalam pengelolaan data dan komunikasi menjadi salah satu contoh hal yang harus bisa diselesaikan oleh tim mahasiswa KKN-T IPB 2025.

Batang - Desa Wonomerto, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, merupakan salah satu desa potensial di bidang pertanian dan peternakan. Stunting dan sistem administrasi desa yang masih bersifat konvensional dan belum banyak memanfaatkan teknologi digital seperti Google Workspace dalam pengelolaan data dan komunikasi menjadi salah satu contoh hal yang harus bisa diselesaikan oleh tim mahasiswa KKN-T IPB 2025.

Setelah melakukan Lokakarya 1 dengan nuansa biru yang menjadi identitas khas kelompok, mahasiswa hadir bukan hanya sebagai pelaksana program kerja, namun juga sebagai bagian dari masyarakat desa yang siap belajar, tumbuh, dan memberi kontribusi nyata.

Kepala Desa Wonomerto Bakhir menyampaikan, harapannya agar masyarakat turut berperan aktif dalam menyukseskan program-program mahasiswa.

“Program ini tidak akan berjalan kalau hanya mahasiswa saja yang kerja, harus ada kerja sama dari warga semua,” jelasnya saat ditemui di Balai Desa Wonomerto, Kabupaten Batang, Selasa (29/7/2025).

Hal ini juga ditegaskan oleh Koordinator Desa KKN Arif menyampaikan, tidak akan berdampak kalau tidak ada kolaborasi dengan masyarakat, karena kami berharap program yang dilaksanakan dapat terus berlanjut dan memberi manfaat jangka panjang bagi desa.

Tim mahasiswa KKN-T IPB yang beranggotakan Arif, Puji, Annisa, Fajar, Luthfiana, Deni, Khansa, dan Hani menjalankan berbagai program lintas sektor sejak akhir Juni 2025.

Pekan ketiga selama KKNT dimulai dengan menjalankan program kerja Cegah Risiko Gizi Anak Sejak Dini (CERGAS) yang dilaksanakan sejak 7 hingga 10 Juli 2025 di empat posyandu berbeda.

Edukasi yang diberikan terkait stunting mencakup penyebab, dampak, cara pencegahan, serta informasi seputar isi piringku dan pentingnya kehadiran di posyandu. Rangkaian edukasi diawali dengan pre-test, kemudian dilanjutkan penyampaian materi, penyebaran leaflet, dan ditutup dengan post-test untuk melihat perubahan pemahaman para ibu.

Selain edukasi, tim KKNT juga aktif membantu kegiatan posyandu seperti mengukur tinggi dan berat badan anak, lingkar kepala, serta pencatatan status gizi pada Kartu Menuju Sehat (KMS) dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Pada Jumat (11/7/2025), tim KKN-T beralih ke sektor peternakan melalui program Silase Guna Atasi Pakan (SIGAP). Program ini dijalankan bersama peternak lokal untuk membuat silase dari limbah lokal sebagai solusi penyediaan pakan ternak saat musim kemarau. Inovasi yang dikenalkan adalah pemanfaatan kulit kopi, limbah pertanian yang melimpah di Wonomerto, sebagai bahan fermentasi silase. Silase dibuat dari rumput odot, dedak, molases, EM4, dan kulit kopi, kemudian difermentasi dalam drum tertutup.

Proses pembuatan silase menjadi ruang interaksi yang hangat antara mahasiswa dan peternak, serta membuka diskusi mengenai pengelolaan pakan ternak yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Di bidang tata kelola desa, tim KKN-T menyelenggarakan Program Digitalisasi Administrasi Perangkat Desa pada Selasa (14/7/2025). Workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya Google Workspace. Materi mencakup Google Drive, Docs, Sheets, dan Forms sebagai sarana pengarsipan dan pengelolaan data. Melalui sesi praktik langsung, peserta tampak antusias berdiskusi dan mencoba langsung fitur-fitur yang disampaikan.

Seiring berjalannya program-program yang telah dilaksanakan, mulai terlihat dampak positif di tengah masyarakat Desa Wonomerto. Antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan meningkat, serta mulai tumbuh semangat untuk menerima inovasi dan perubahan.

Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi langkah awal yang penting menuju pembangunan desa yang berkelanjutan. Selain program-program yang telah dipaparkan, masih banyak kegiatan lain yang telah dilaksanakan, termasuk di bidang UMKM dan pertanian, yang juga berkontribusi dalam mendorong kemandirian dan ketahanan desa.

Kehadiran tim KKNT IPB 2025 di Desa Wonomerto bukan sekadar menjalankan program, tetapi juga membangun kedekatan dan belajar bersama masyarakat. Setiap kegiatan yang dilakukan menjadi pengalaman berharga, baik bagi warga maupun mahasiswa. Dengan semangat kebersamaan, harapannya benih kolaborasi yang sudah tumbuh dapat terus dirawat dan memberi dampak positif bagi desa di waktu-waktu mendatang. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183