"Kopi Satu Tanam Sejuta Rasa", Momentum Batang Majukan Komoditas Kopi Lokal

Jumat, 25 Juli 2025 Jumadi Dibaca 417 kali Acara Pimpinan Daerah
Acara Pimpinan Daerah" data-download-url="https://dv-berita.batangkab.go.id/storage/berita/20-250725220808berita14035_Bupati_Batang_M_Faiz_Kurniawan_tengah_memberikan_sambutan_saat_Talk.jpeg">
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (tengah), memberikan sambutan saat Talk show Petani Kopi dalam acara Glosarium Coffe Event (GCE) di Agro Wisata Selopajang Timur, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.
Batang - Para komunitas petani kopi di Kabupaten Batang mengangkat potensi kopi lokal melalui gelaran bertajuk "Kopi Satu Tanam Sejuta Rasa". Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Ketua PKK Faelasufa di Agro Wisata Selopajang Timur, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jumat (25/7/2025) malam.

Batang - Para komunitas petani kopi di Kabupaten Batang mengangkat potensi kopi lokal melalui gelaran bertajuk "Kopi Satu Tanam Sejuta Rasa". Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Ketua PKK Faelasufa di Agro Wisata Selopajang Timur, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jumat (25/7/2025) malam.

Hal ini menjadi momentum penting dalam mendorong pengembangan komoditas kopi sebagai bagian dari kekayaan alam dan budaya masyarakat Batang, sekaligus mengukuhkan peran petani dan pegiat kopi dalam menjaga keseimbangan alam.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa Batang adalah tanah yang diberkahi oleh Allah SWT, dengan hamparan pantai di Utara dan dataran tinggi subur di selatan. Setiap jengkal tanahnya memiliki potensi luar biasa untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat, salah satunya melalui kopi.

“Kopi adalah harapan. Komoditas ini harus terus kita tingkatkan agar menjadi unggulan dari Kabupaten Batang. Terima kasih atas dedikasi seluruh pegiat kopi yang telah menjaga kualitas dan semangat ini tetap menyala,” jelasnya.

Para peserta turut mendiskusikan tantangan dan solusi dalam meningkatkan mutu kopi, mulai dari proses pascapanen hingga pengemasan.

Salah satu narasumber Ketua PKK Kabupaten Batang dan Owner Second Floor Cafe Faelasufa menyampaikan, dalam metode pengeringan kopi yang masih dilakukan di atap rumah dan tidak terkena sinar matahari langsung, sehingga mengakibatkan biji kopi berjamur dan menurunkan kualitas.

“Pemerintah mendorong para petani untuk mengubah pola pengeringan agar hasil panen bisa masuk ke pasar kopi spesialti dengan nilai jual lebih tinggi,” ungkapnya.

Faelasufa menyebutkan, kalau biji kopinya bolong, pecah, atau berjamur, itu tidak bisa masuk ke pasar kopi spesialti. Tapi kalau sudah disertifikasi dan diproses dengan benar, harganya bisa jauh lebih mahal dan menembus brand-brand besar.

“Tidak hanya soal mutu produk, kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi penting tentang tanggung jawab bersama terhadap kelestarian alam,” tegasnya.

Ia menekankan, pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem sebagai bentuk rasa syukur atas karunia alam yang luar biasa.

“Sejuta rasa kopi dari tanah ini adalah warisan. Maka, kita juga mewariskan sejuta harapan kepada generasi mendatang. Menjaga alam dan kopi Batang adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama,” ujar dia.

Melalui Kopi Satu Tanah Sejuta Rasa, Pemerintah Kabupaten Batang berharap kopi lokal semakin dikenal luas, menjadi andalan ekonomi masyarakat, serta mengakar kuat sebagai bagian dari identitas daerah yang lestari dan berdaya saing global. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184