Penyuluh Agama Batang Edukasi Pelajar Cegah Pernikahan Dini

Kamis, 17 Juli 2025 Jumadi Dibaca 382 kali Pendidikan dan Latihan
Penyuluh Agama Batang Edukasi Pelajar Cegah Pernikahan Dini
Batang - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Batang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan edukasi keagamaan yang relevan dengan kebutuhan remaja. Yakni mengedukasi agar para pelajar SMK Negeri 1 Batang, terhindar dari pernikahan dini.

Batang - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Batang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan edukasi keagamaan yang relevan dengan kebutuhan remaja. Yakni mengedukasi agar para pelajar SMK Negeri 1 Batang, terhindar dari pernikahan dini.

KUA Batang menghadirkan pemateri Syifagesti Hukma Nafila, Widdy Kurniawan, dan Saeful Human yang membawakan materi pendekatan edukatif, dialogis sesuai psikologi remaja.

Dalam paparannya, Syifagesti menerangkan berdasarkan data UNICEF tahun 2024, sebanyak 25% perempuan Indonesia menikah pada usia 1618 tahun. Padahal Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 menetapkan batas usia minimal menikah adalah 19 tahun.

“Fenomena pernikahan dini ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti ekonomi, rendahnya pendidikan, budaya atau tradisi, serta minimnya literasi media dan pergaulan,” katanya, saat ditemui di Aula SMKN 1 Batang, Kabupaten Batang, Kamis (17/7/2025).

Secara agama, memang tidak mutlak dilarang menikah di bawah usia 19 tahun. Namun karena kita hidup di negara hukum, maka aturan negara harus dihormati. Di KUA, permohonan pernikahan dari yang belum cukup usia otomatis ditolak.

Sementara Widdy Kurniawan, mengajak para siswa untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih matang, termasuk dalam hal pernikahan.

“Kalau sudah muncul keinginan menikah, salurkan dulu lewat hal-hal positif: belajar, puasa, aktif di ekstrakurikuler, atau kegiatan sosial lainnya. Persiapan pernikahan itu butuh ilmu, fisik, mental, finansial, dan spiritual,” tegasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan penekanan pentingnya mencegah pernikahan dini karena dampaknya bisa merusak masa depan generasi muda. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi, bahkan beberapa di antaranya mengajukan pertanyaan seputar kesiapan menikah dan tekanan lingkungan sosial terhadap remaja.

Dengan kegiatan ini, diharapkan para siswa memiliki kesadaran lebih tentang pentingnya menunda pernikahan hingga mereka siap secara utuh, baik secara hukum, agama, maupun kehidupan. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184