Ratusan Relawan Ikuti Latihan Gabungan PMI Korwil 3 Jawa Tengah di Batang

Jumat, 11 Juli 2025 Jumadi Dibaca 432 kali Pelayanan Publik
Ratusan Relawan Ikuti Latihan Gabungan PMI Korwil 3 Jawa Tengah di Batang
Ratusan relawan PMI Korwil 3 Provinsi Jawa Tengah mengikuti Latihan Gabungan di Pantai Dewi-Dewi Batang.
Batang - Ratusan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dari Koordinator Wilayah (Korwil) 3 Provinsi Jawa Tengah mengikuti Latihan Gabungan Relawan yang digelar di Pantai Dewi-Dewi Batang, Kabupaten Batang, Jumat (11/7/2025).

Batang - Ratusan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dari Koordinator Wilayah (Korwil) 3 Provinsi Jawa Tengah mengikuti Latihan Gabungan Relawan yang digelar di Pantai Dewi-Dewi Batang, Kabupaten Batang, Jumat (11/7/2025).

Kegiatan ini diikuti relawan PMI yang berasal dari PMI Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Brebes, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Banjarnegara.

Ketua PMI Kabupaten Batang Achmad Taufiq mengatakan, Latihan gabungan relawan PMI menjadi ajang konsolidasi sekaligus peningkatan kapasitas relawan dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.

“Latihan gabungan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis relawan, mulai dari pertolongan pertama, evakuasi korban, hingga manajemen posko bencana. Kesiapsiagaan relawan PMI sangat penting sebagai bentuk respon dalam berbagai potensi bencana di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Dengan adanya latihan gabungan ini, kami berharap relawan PMI dari seluruh wilayah Korwil 3 Provinsi Jawa Tengah semakin solid, terampil, dan siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan jika terjadi bencana.

Latihan dilaksanakan secara terpadu, dengan berbagai simulasi bencana dan skenario penanganan darurat yang realistis. Peserta juga dibekali dengan materi tentang mitigasi bencana, pengelolaan logistik, serta komunikasi dan koordinasi lintas wilayah.

“Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antar relawan. Mereka saling berbagi pengalaman dan memperkuat jaringan kerja sama kemanusiaan lintas daerah,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Batang Darsono menyampaikan, latihan gabungan relawan PMI melatih kebersamaan yang luar biasa dalam meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana di wilayah kita.

“Kesiapsiagaan bukan hanya berarti memiliki peralatan yang memadai, namun yang lebih penting adalah memiliki sumber daya manusia atau SDM yang terlatih, kompeten, dan memiliki mental Tangguh,” ungkapnya.

Momen latihan gabungan ini menjadi sangat relevan dan mendesak. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 7 tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan Indah Undang No. 1 tahun 2018 pada Fasa 4 secara tegas disebutkan bahwa penyelenggaraan kepala merahan pada penambulangan bencana oleh pemerintah dilakukan untuk menjamin terselenggaranya pelaksanaan penambulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh dalam rangka memberikan perlindungan kepada Masyarakat dari ancaman, resiko, dan dampak bencana.

“Dalam konteks ini, PMI sebagai salah satu organisasi gerakan yang memiliki mandat pemberian perbedaan, Bantuan dalam bencana memegang peranan kita, mengingat tingginya potensi kebencanaan di wilayah kita,” tegasnya.

Latihan gabungan ini adalah salah satu wujud nyata dari upaya peningkatan kesiapan tersebut. Kita tidak bisa memungkiri bahwa dalam setiap penanganan bencana, kolaborasi adalah kunci.

“Kekuatan sebuah organisasi tidak hanya terletak pada kapasitas internalnya, namun juga pada kemampuan untuk berkoordinasi dan saling mendukung antar wilayah, antar lembaga, dan antar pelaku penanggulangan bencana,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184