Batang - Dalam upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat pesisir, PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) kembali mengadakan kegiatan Sedekah Laut Nelayan Roban Barat 2025.
Batang - Dalam upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat pesisir, PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) kembali mengadakan kegiatan Sedekah Laut Nelayan Roban Barat 2025.
Kegiatan syukuran nelayan
dalam rangka menyambut Tahun Baru Saka 1958 yang bertepatan dengan bulan Syuro
merupakan tradisi leluhur yang penuh makna spiritual. Melalui prosesi nyadran
atau sedekah laut, masyarakat mengekspresikan rasa syukur atas rezeki dari laut
dan memanjatkan doa keselamatan.
Tradisi tahunan ini
digelar pada 7 Juli 2025.
General Manager
Stakeholder Relation BPI Aryamir H. Sulasmoro melalui CSR & Community
Relation Manager Ahmad Lukman menyampaikan, dalam mendukung acara tahunan ini,
BPI terlibat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang
bertujuan mendorong pelestarian tradisi masyarakat nelayan. Dukungan ini
diberikan karena BPI meyakini bahwa menjaga warisan budaya adalah bagian
penting dalam membangun kebersamaan antar elemen masyarakat.
“Acara ini diramaikan
dengan pengajian, larung sesaji, seni tradisional, dan wayang kulit sebagai
wujud pelestarian budaya. agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif
bagi Masyarakat,†katanya saat ditemui di Dukuh Roban Barat, Desa Kedungsegog,
Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Kamis (10/7/2025).
Ahmad Lukman berharap,
kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk senantiasa bersyukur
dan memohon keberkahan dari Allah SWT. Semoga laut kita senantiasa terjaga
kelestariannya serta menjadi sumber rezeki yang melimpah, khususnya bagi para
nelayan,†tutupnya.
Sementara itu, Kepala
Desa Kedungsegog Rusbad menyampaikan, apresiasi atas dukungan dari berbagai
pihak dalam sambutannya mengucapkan terimakasih terhadap para instansi dan para
donatur yang sudah mendukung acara ini.
“Atas terselenggaranya
kegiatan syukuran sedekah laut ini, saya mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada seluruh instansi, para donatur, khususnya PT Bhimasena
Power Indonesia, serta semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi.
Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami dan menjadi bentuk nyata
kebersamaan dalam melestarikan tradisi serta menjaga keberkahan laut,†ungkapnya.
Melalui dukungan terhadap
kegiatan Sedekah Laut Nelayan Roban Barat, BPI berharap nilai-nilai luhur dan
semangat gotong royong masyarakat nelayan dapat terus dijaga serta diwariskan
kepada generasi mendatang, sebagai bagian dari identitas budaya dan keharmonisan
sosial masyarakat pesisir.
Selain mendukung
pelestarian budaya, BPI juga secara konsisten menjalankan berbagai program
pemberdayaan di wilayah pesisir, pembangunan Rumah ikan untuk perekonomian
nelayan, serta penanaman mangrove untuk menjaga ekosistem laut.
“Kegiatan-kegiatan
tersebut merupakan wujud nyata komitmen BPI dalam memperkuat ketahanan ekonomi
nelayan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir,†ujar dia. (MC
Batang, Jateng/Roza/Siska)