Batang - 28 pelajar dan mahasiswa menerima bed Saka Adhyasta Pemilu langsung dari Ketua Bawaslu Batang Mahbrur setelah mengikuti prosesi, di Pantai Ujungnegoro. Prosesi tersebut sebagai tanda mereka telah resmi terpilih sebagai Pengawas Partisipatif sekaligus agen untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengawasan proses Pemilu.
Batang - 28 pelajar dan mahasiswa menerima bed Saka Adhyasta Pemilu langsung dari Ketua Bawaslu Batang Mahbrur setelah mengikuti prosesi, di Pantai Ujungnegoro. Prosesi tersebut sebagai tanda mereka telah resmi terpilih sebagai Pengawas Partisipatif sekaligus agen untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengawasan proses Pemilu.
Ketua
Bawaslu Batang sekaligus Mabisaka Adhyatsa Pemilu Mahbrur mengatakan, seleksi
diawali dengan rekrutmen terbuka, hingga mampu menyedot pendaftar sebanyak 50
calon. Setelah mengikuti serangkaian prosesi, mulai pelatihan hingga materi,
hingga tersaring 36 calon anggota.
“Selama
enam bulan, mereka mendapat materi seputar tugas Bawaslu, seperti informasi
pencegahan, penanggulangan hingga sengketa. Setelah mengikuti seleksi, maka
terpilihlah 28 anggota yang lolos sebagai bagian dari Saka Adhyasta,†katanya, usai
mengukukuhkan di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang, Senin (7/7/2025).
Pasca
menempuh pendidikan selama enam bulan seputar pengawasan Pemilu, ke-28 anggota
ini memiliki tugas dalam pengembangan pengawasan partisipatif.
“Mereka
sudah jadi agen Bawaslu, untuk mnyampaikan ke sebaya agar menolak politik uang,
mencegah terjadinya isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) dan mencegah
berbagai pelanggaran,†jelasnya.
Pamong
Saka Putra Dul Kholik menerangkan, sederet prosesi wajib diikuti para calon
anggota, di antaranya seleksi administrasi yakni telah termasuk Golongan
Penegak dan Pandega.
“Mereka
harus lolos administrasi dan yang terpenting masih duduk sebagai siswa SMA dan
mahasiswa,†terangnya
Selain
administrasi, calon anggota juga mengikuti tes tertulis hingga penyampaian
materi seputar tugas Bawaslu. Mereka kami bekali materi Krida Pencegahan,
Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran dari para pembina Saka Adhyasta.
Sementara
itu, Aura Estetika menjadi anggota Saka Adhyasta Pemilu, karena termotivasi
untuk meningkatkan pengetahuan seputar kepemiluan, serta menambah jejaring
pertemanan dari berbagai pangkalan.
“Saka
Adhyasta bisa jadi wadah untuk berkontribusi dalam mewujudkan Pemilu yang
demokratis dan berkualitas,†tegasnya.
Senada,
pasca menjadi anggota, Maghfiratul Maula bertugas untuk memotivasi teman sebaya
dan masyarakat umum agar memahami ilmu kepemiluan.
“Tujuannya supaya mereka mengerti tentang pemilu yang bersih dan permasalahan saat Pemilu digelar,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)