Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam ribuan mangrove di Pesisir Pantai Dukuh Roban Timur, Desa Sengon, Kabupaten Batang, Jumat (4/7/2025).
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam ribuan mangrove di Pesisir Pantai Dukuh Roban Timur, Desa Sengon, Kabupaten Batang, Jumat (4/7/2025).
Kegiatan
ini merupakan bagian dari program Bhimasena Lentera Lingkungan yang bertujuan
untuk menjaga ekosistem pesisir yang sehat dan berkelanjutan.
Chief
Operating Officer BPI Naofumi Yasuda menyampaikan, bahwa BPI bersama-sama
dengan CDK IV Pekalongan, Pemerintah Desa Sengon, dan Mahasiswa KKN Universitas
Diponegoro menanaman mangrove di Dukuh Roban Timur, Desa Sengon yang
disesuaikan dengan kondisi substrat pesisirnya, sehingga diharapkan dapat
meningkatkan keberhasilan penanaman dan pertumbuhan mangrove.
BPI
memilih untuk menanam jenis mangrove Avicennia dan Rizhophora, yang dapat
memperkaya jenis mangrove yang ada di Batang.
“Avicennia
dan Rizhophora adalah jenis mangrove yang sangat bermanfaat bagi lingkungan dan
masyarakat. Avecinea memiliki kemampuan untuk menyerap nutrien dan mengurangi
polusi air, sedangkan Rizhophora memiliki akar yang kuat dan dapat membantu
melestarikan wilayah pesisir,†jelasnya.
Program
menanam mangrove ini sejalan dengan program Gubernur Jawa Tengah 'Mageri
Segoro' yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan
masyarakat.
“Program
Mageri Segoro yang digagas oleh Gubernur Jawa Tengah, juga menjadi acuan bagi
BPI dalam melakukan kegiatan penanaman mangrove dengan berkolaborasi dengan CDK
IV Pekalongan,†terangnya.
Kepala
CDK IV Pekalongan Gunawan mengapresiasi kolaborasi antara BPI dan Pemerintah
Provinsi Jawa Tengah melalui CDK IV Pekalongan untuk menjaga kelestarian
lingkungan pesisir.
“Penanaman
mangrove juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan
adanya mangrove, masyarakat dapat melakukan budidaya perikanan dan meningkatkan
pendapatan mereka. Mangrove juga dapat menjadi habitat bagi berbagai jenis
flora dan fauna, sehingga dapat meningkatkan biodiversitas di wilayah pesisir,â€
tuturnya.
Sementara
itu, Kepala Desa Sengon H. Yaroni menyampaikan, bahwa penanaman mangrove di
kawasan Roban Timur sangat penting sebagai upaya nyata dalam menanggulangi
perubahan iklim.
“Kami
berharap setelah kegiatan ini, akan ada tindak lanjut berupa pemeliharaan agar
tanaman dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang. Kami juga
mengapresiasi PLTU Batang dan CDK IV Pekalongan yang peduli dengan kelestarian
wilayah pesisir Roban Timur,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)