Batang - Dalam upaya memperkuat kesiap-siagaan terhadap ancaman penyakit berpotensi wabah, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi penyusunan rencana kontingensi di Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2/7/2025).
Batang - Dalam upaya memperkuat kesiap-siagaan terhadap ancaman penyakit berpotensi wabah, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi penyusunan rencana kontingensi di Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2/7/2025).
Asisten
Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Batang Darsono mengatakan, bahwa
pertemuan ini bertujuan untuk menyusun dokumen rencana kontingensi yang
komprehensif sebagai panduan dalam menghadapi potensi wabah di masa depan.
“Berkaca
pada Pandemi COVID-19 telah memberikan pelajaran berharga terkait pentingnya
respon cepat dan kesiap-siagaan sistem kesehatan. Pandemi tersebut tidak hanya
menguji ketahanan layanan kesehatan nasional, tetapi juga membuka mata terhadap
perlunya strategi preventif yang kuat terhadap ancaman serupa,†jelasnya.
Dijelaskannya,
Kegiatan penyusunan dokumen ini merupakan bentuk konkret dari implementasi
Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta Instruksi Presiden No.
4 Tahun 2019 mengenai peningkatan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan
merespon wabah, termasuk yang bersifat nuklir, biologi, dan kimia.
“Dokumen
rencana kontingensi ini nantinya dapat menjadi acuan dalam menghadapi
kemungkinan peningkatan kasus penyakit secara cepat, tepat, dan efisien,†tegasnya.
Darsono
menyebutkan, pertemuan ini juga menjadi wadah kolaborasi antar instansi,
berbagi pengalaman, serta menyusun langkah-langkah strategis yang adaptif
terhadap dinamika penyakit infeksi emerging.
Hasil
dari kegiatan ini tidak hanya berdampak positif bagi Kabupaten Batang, namun
juga menjadi kontribusi penting bagi penguatan sistem kesehatan di tingkat
Provinsi Jawa Tengah.
“Kesadaran kolektif akan pentingnya kesiapan menghadapi wabah adalah investasi terbesar bagi masa depan kesehatan masyarakat. Dengan kesiapan yang matang, kita dapat meminimalisir dampak buruk dan menjaga kesejahteraan serta produktivitas masyarakat,†pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)