Boyolali - Usai menjalankan ibadah di Tanah Suci, jemaah haji akhirnya kembali ke Tanah Air, yakni Kloter 24, 25 dan 26. Seluruh jemaah dinyatakan sehat setelah mengikuti serangkaian pemeriksaan oleh petugas kesehatan.
Boyolali - Usai menjalankan ibadah di Tanah Suci, jemaah haji akhirnya kembali ke Tanah Air, yakni Kloter 24, 25 dan 26. Seluruh jemaah dinyatakan sehat setelah mengikuti serangkaian pemeriksaan oleh petugas kesehatan.
Pelaksana
Harian Kepala Kantor Kemenag Batang Sodikin mengatakan, pemulangan jemaah haji
dilakukan dalam beberapa tahap, yakni Kloter 24 sebanyak 303 jemaah pukul 17.30
WIB telah mendarat dengan selamat. Kloter 25 353 jemaah akan mendarat pukul
01.40 WIB, namun karena satu jemaah ada yang tertunda kepulangannya.
“Ada
satu yang tertinggal karena kondisi tubuh belum sehat, sehingga masih harus
dirawat di rumah sakit Arab Saudi,†katanya, saat ditemui di Asrama Haji
Donohudan Boyolali, Kamis (19/6/2025) malam.
Sedangkan
Kloter 26 akan tiba di Tanah Air Jumat (20/6) pukul 06.40 WIB, sebanyak 56
jemaah. Para jemaah haji akan mengikuti serangkaian prosesi mulai dari
pengecekan kesehatan, tas atau koper hingga paspor.
“Koper
ukuran kecil dan tas tenteng dibawa jemaah, koper besar dan air zam-zam akan
diantarkan petugas. Jemaah juga sudah diperiksa barang bawaannya saat di Mekah,
jadi dipastikan tidak membawa zam-zam berlebih,†jelasnya.
Berdasarkan
informasi yang diperoleh dari Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P)
Dinkes Batang Dirgahayu Riyadi membenarkan, satu jemaah haji Dasuri 70 tahun
asal Kecamatan Reban masih dirawat di RS Arab Saudi.
“Dia
harus dirawat di sana karena mengalami gejala stroke, diakibatkan memiliki
riwayat tekanan darah tinggi,†jelasnya.
Ia
belum dapat memastikan apakah jemaah atas nama Dasuri dapat langsung
dipulangkan ke rumah atau perlu perawatan lanjutan.
“Hal
ini harus melihat kondisi pasien, jika memungkinkan akan dirawat di rumah atau
jika perlu perawatan khusus, maka harus dirujuk ke rumah sakit,†tegasnya.
Salah
seorang jemaah haji asal Batang, H. Sus Irianto mengaku bersyukur dapat
menampakkan kakinya kembali ke Tanah Air setelah 40 hari fokus menjalankan
ibadah di Baitullah.
“Alhamdulillah bersyukur bisa pulang ke kampung halaman. Saya doakan semoga semuanya bisa menyusul beribadah ke Mekah,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)