Dispaperta Batang Mendata, 15 ekor Sapi Terkontaminasi Cacing

Selasa, 10 Juni 2025 Jumadi Dibaca 758 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Dispaperta Batang Mendata, 15 ekor Sapi Terkontaminasi Cacing
Dispaperta Batang Mendata, 15 ekor Sapi Terkontaminasi Cacing
Batang - Usai penyembelihan hewan kurban, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang mulai intens melakukan pendataan jumlah ternak sapi dan kambing yang telah dipotong. Dari hasil pendataan, sebanyak 15 ekor sapi bagian dari hati terkontaminasi cacing, sehingga oleh petugas segera dimusnahkan, agar tidak terkonsumsi masyarakat.

Batang - Usai penyembelihan hewan kurban, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang mulai intens melakukan pendataan jumlah ternak sapi dan kambing yang telah dipotong. Dari hasil pendataan, sebanyak 15 ekor sapi bagian dari hati terkontaminasi cacing, sehingga oleh petugas segera dimusnahkan, agar tidak terkonsumsi masyarakat.

Dari hasil pengecekan oleh petugas saat penyembelihan selama kurun waktu Jumat hingga Senin, beberapa titik daerah menjadi fokus pengawasan.

Sub Koordinator Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispaperta Batang Ambar Puspitaningsih mengatakan, beberapa daerah yang sapi korban terkontaminasi cacing hati yakni tersebar di Kecamatan Warungasem, Blado, Bandar dan Kandeman.

“Selain cacing hati, sebagian ada pula sapi kurban yang terkontaminasi oleh radang paru. Namun untuk menjaga agar tidak dikonsumsi, organ tersebut segera dimusnahkan khususnya yang seluruh bagian terkontaminasi cacing,” katanya, saat ditemui di Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Selasa (10/6/2025).

Beberapa waktu sebelum penyembelihan pihak Dispaperta telah melakukan pemberian vitamin maupun obat cacing. Namun karena jumlah obat terbatas maka masih ada sapi yang terkontaminasi cacing hati.

“Terkait jumlah sapi yang dikurbankan tahun 2025 berkisar 1.500 ekor, sedikit menurun dibandingkan tahun 2024 silam 2 ribu ekor. Sedangkan kambing dan domba berkisar 3 ribu ekor, sedikit mengalami peningkatan dibanding tahun lalu 2.500 ekor,” jelasnya.

Ambar menyebutkan, alasan penurunan mungkin karena faktor perekonomian dan banyak hal lainnya. Secara keseluruhan jumlah pastinya belum bisa dipastikan karena masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Senada, petugas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Sambong, Himamudin Akhmad mengakui terjadi penurunan jumlah hewan yang disembelih di RPH dikarenakan banyak faktor. Namun dapat dipastikan penurunan itu bukan karena faktor penyakit, seperti mulut dan kuku, sebab dipastikan ternak dinKabupaten Batang telah bebas dari penyakit tersebut.

“Tahun ini sapi yang disembelih di RPH hanya 24 ekor, berbeda di tahun lalu hingga 30 ekor. Sedangkan kambing dan domba pun berkurang di tahun ini hanya 8 ekor, dibandingkan tahun lalu yang mencapai puluhan,” terangnya.

RPH Sambong telah bertahun-tahun menjadi tempat pemotongan hewan kurban dikarenakan faktor praktis, cepat, sesuai syariat Islam dan higienis. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183