Batang - SMP Negeri 3 Bandar menyelenggarakan gelar karya Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan dua tema yaitu Bhinneka Tunggal Ika untuk kelas 7 dan Rekayasa teknologi bagi kelas 9. Tema P5 berbasis nilai budaya lokal di Indonesia agar siswa semakin memahami cerita sejarah yang bersifat legenda.
Batang - SMP Negeri 3 Bandar menyelenggarakan gelar karya Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan dua tema yaitu Bhinneka Tunggal Ika untuk kelas 7 dan Rekayasa teknologi bagi kelas 9. Tema P5 berbasis nilai budaya lokal di Indonesia agar siswa semakin memahami cerita sejarah yang bersifat legenda.
Beberapa
tema yang diangkat yakni cerita tentang kisah Roro Jonggarang, Roro Mendut,
Baro Klinting dan Cerita pewayangan Rama Sinta.
Kegiatan berjalan meriah karena masing-masing siswa kelas 7 mampu
menunjukkan peran yang dibawakannya dengan baik.
Pelaksana
Tugas Kepala SMP Negeri 3 Bandar Dinok Sudiami mengatakan, siswa menghayati
atas perannya sebagai tokoh-tokoh dalam legenda tersebut dalam bentuk drama. P5
yang ke dua adalah rekayasa dan teknologi untuk kelas 8 dengan mengambil tema
religi, anti narkoba, literasi dan numerasi.
“Tema
tersebut dibuat dalam bentuk poster yang kemudian dipamerkan dalam gelar karya
P5. Masing-masing kelas dibentuk 5 kelompok dimana tiap-tiap kelompok
menyajikan semua tema yang ada,†katanya saat ditemui di SMPN 3 Bandar,
Kabupaten Batang, Sabtu (7/6/2025).
Makna
dari P5 sendiri adalah bagaimana siswa kelas 7 yang mendapatkan peran dari
tokoh-tokoh yang melegenda mampu memerankan tokoh dengan baik. Mereka harus
menjiwai makna dari cerita yang disajikan sehingga tumbuh rasa cinta dari diri
siswa tentang budaya daerah nusantara.
“Sedangkan
untuk kelas 8 siswa diharapkan mampu berinovasi melalui teknologi apalagi
generasi Z memang harus familier terhadap teknologi. Hasil gelar karya P5
membuktikan bahwa siswa mampu mengembangkan karakter dan potensinya dalam
penerapan nilai-nilai Pancasila,†terangnya.
Siswa-siswa
kelas 7 sangat hebat dan totalitas dalam memainkan perannya dan hasil karya
dari kelas 8 pun tidak kalah bagusnya, mereka mampu menunjukkan kreativitas dan
inovasi hasil rekayasa teknologi melalui poster yang dipajang, ungkap Dinok
diakhir acara tersebut.
Menurut
Abimanyu (8A) dan Zahratus Sita (8C) menyatakan, bahwa karya tersebut merupakan
desain sendiri dan dikerjakan selama dua hari. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri
Rahayu)