Agribisnis UNDIP Batang, Siapkan Mental Masyarakat Kelola Keberagaman

Rabu, 21 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.918 kali Pendidikan dan Latihan
Agribisnis UNDIP Batang, Siapkan Mental Masyarakat Kelola Keberagaman
Batang - Program Studi Agribisnis Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (UNDIP) Kampus Batang menggelar kuliah umum daring bertajuk Living with Diversity. Kegiatan ini merupakan bagian dari program World Class University, yang menghadirkan narasumber internasional, Associate Professor Kumar Yogeeswaran dari University of Canterbury, New Zealand.

Batang - Program Studi Agribisnis Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (UNDIP) Kampus Batang menggelar kuliah umum daring bertajuk Living with Diversity. Kegiatan ini merupakan bagian dari program World Class University, yang menghadirkan narasumber internasional, Associate Professor Kumar Yogeeswaran dari University of Canterbury, New Zealand.

Dalam pemaparannya, Kumar menyoroti pentingnya inklusi sosial, toleransi, dan pendekatan interkultural dalam mengelola keberagaman masyarakat di era globalisasi. Menurutnya, keberagaman realitas tak terelakkan sekaligus potensi besar yang bila dikelola dengan baik, dapat mendorong kreativitas, inovasi, dan pertumbuhan sosial.

“Manusia adalah makhluk sosial yang secara alami membentuk komunitas. Namun, dalam komunitas itu, perbedaan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita,” katanya saat ditemui dalam sesi kuliah, di Undip Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21/5/2025).

Ia mengingatkan, tanpa pengelolaan yang bijak, keberagaman dapat melahirkan konflik, prasangka, hingga ketimpangan sosial. Karenanya pendekatan inklusif yang mampu merangkul seluruh kelompok dalam masyarakat sangat dibutuhkan untuk membangun persatuan dalam keragaman.

Kumar menjelaskan toleransi adalah landasan penting dalam hidup berdampingan secara damai. “Toleransi bukan berarti menyetujui semua hal, melainkan menerima perbedaan tanpa mengorbankan keyakinan sendiri, dengan tetap membuka ruang dialog,” tegasnya.

Kumar memperkenalkan konsep interkulturalisme, yang dianggap sebagai pendekatan lebih progresif dibandingkan multikulturalisme. Interkulturalisme menekankan dialog antarbudaya dan pembentukan identitas kebangsaan yang inklusif.

“Interaksi aktif antar kelompok budaya menjadi kunci keharmonisan sosial. Pendekatan ini telah didukung oleh organisasi seperti UNESCO dan Komisi Eropa,” terangnya.

Ia mencontohkan Indonesia sebagai negara yang secara konstitusional mengakui dan merayakan keberagaman, namun masih menghadapi tantangan nyata dalam mewujudkan persatuan sejati. Dalam konteks tersebut, ruang dialog dan interaksi antarkelompok menjadi semakin penting.

Menutup kuliah umum, Kumar mengajak peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen untuk merefleksikan peran individu dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.

“Dengan memahami dan menghargai perbedaan, serta terlibat dalam dialog konstruktif, kita dapat bersama-sama membentuk masa depan yang lebih baik untuk semua,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184