Pendidikan Ala Barak Militer Perlu Kajian Mendalam

Rabu, 07 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.185 kali Pendidikan dan Latihan
Pendidikan Ala Barak Militer Perlu Kajian Mendalam
Batang - Program pendidikan di barak militer yang telah diterapkan di beberapa daerah mendapat perhatian dari kalangan pemangku kebijakan pendidikan menengah di Jawa Tengah.

Batang - Program pendidikan di barak militer yang telah diterapkan di beberapa daerah mendapat perhatian dari kalangan pemangku kebijakan pendidikan menengah di Jawa Tengah.

Pengawas SMA Cabang Dinas 13, Siti Ismuzaroh memandang perlu kajian mendalam apabila program tersebut akan diterapkan. Di sisi lain, Ismuzaroh mengakui, ada beberapa sudut pandang terkait pola pendidikan militer, meskipun bertujuan untuk mendidik anak bermasalah.

“Jika benar-benar diterapkan, ada positif dan negatifnya buat mental anak,” katanya, saat ditemui di SMA Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (5/5/2025).

Dari sisi positif, anak bermasalah ini akan terkontrol perilakunya. Namun jika dalam proses pendidikannya menerapkan pola kemiliteran, justru akan berdampak buruk karena ada keterpaksaan, bisa jadi memunculkan sikap pendendam pada anak.

“Misalnya dalam mendidik ada kata-kata kasar dan sejenisnya, justru kurang mendukung untuk perkembangan mental anak. Maka dari itu, sampai saat ini Pemprov Jateng belum mengeluarkan edaran terkait program pendidikan bagi siswa bermasalah di barak militer,” jelasnya.

Hal itu dikarenakan perlu persiapan matang, apabila akan diterapkan, terutama sarana prasarana penunjangnya.

Tanggapan beragam ditunjukkan oleh para pelajar SMA, karena ada berdampak bagi kejiwaannya. Salah satunya Arfin pelajar SMA Negeri 2 Batang, yang justru mendukung program tersebut karena membantu menanamkan kedisiplinan.

“Setuju saja sih, karena bisa membantu mencegah timbulnya kembali sikap nakal mereka. Kalau diterapkan di Batang tepat sekali karena bisa membuat yang tadinya nakal, jadi Berperilaku baik,” tuturnya.

Berbeda dengan Rakha pelajar SMA Negeri 1 Batang yang memandang pendidikan ala militer kurang tepat jika diterapkan walaupun untuk mendidik anak bermasalah.

“Kurang tepat karena anak bermasalah tidak hanya dididik secara militer saja, tapi juga butuh pendidikan karakter yang hanya diperoleh di sekolah,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184