Rayakan Hardiknas, Smanda Deklarasikan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 07 Mei 2025 Jumadi Dibaca 645 kali Pendidikan dan Latihan
Rayakan Hardiknas, Smanda Deklarasikan Sekolah Ramah Anak
Batang - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025, dirayakan sangat meriah, di SMA Negeri 2 (Smanda) Batang. Pasalnya, peringatan tersebut bersamaan dengan momentum Deklarasi Sekolah Ramah Anak, sebagai upaya untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Batang - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025, dirayakan sangat meriah, di SMA Negeri 2 (Smanda) Batang. Pasalnya, peringatan tersebut bersamaan dengan momentum Deklarasi Sekolah Ramah Anak, sebagai upaya untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Kepala SMA Negeri 2 Batang Sugeng mengatakan, peringatan Hardiknas tahun ini digelar spesial, karena bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun Ke-25 SMAN 2, serta deklarasi sebagai Sekolah Ramah Anak. Deklarasi ini sebagai penguat komitmen, karena upaya tersebut telah terealisasi sebelum pendeklarasian.

“Pasca pendeklarasian jadi titik pengingat bagi para pendidik untuk menciptakan lingkungan dan suasana pembelajaran yang nyaman bagi anak didik,” katanya usai mendeklarasikan Sekolah Ramah Anak, di halaman SMAN 2 Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2/5/2025).

Sugeng memastikan, pemantauan akan lebih intens dengan bersinergi bersama lintas sektor, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) yang turut mendampingi apabila diperlukan.

“Selama ini jika siswa ada permasalahan kami upayakan untuk diselesaikan oleh wali kelas, guru Bimbingan Konseling bersama orang tua, termasuk mengunjungi ke kediaman anak,” jelasnya.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, DP3AP2KB Batang Utariyah Budiastuti menerangkan, deklarasi ini bukti kesiapan sekolah dalam pemenuhan hak anak serta mewujudkan lingkungan belajar yang aman. Setelah deklarasi, sekolah juga harus menyiapkan sarana penunjang seperti disiapkannya pengaduan apabila terjadi kasus perundungan maupun kekerasan pada anak.

“Tiga pilar utama untuk mewujudkan Sekolah Ramah Anak yakni siswa, orangtua dan sekolah yang ketiganya harus saling berkomunikasi. Tentu suasana pembelajarannya nyaman, guru pun tidak hanya menyampaikan materi saja, tapi membimbing anak dengan pendekatan seorang sahabat,” terangnya.

Selama kurun waktu awal 2025, DP3AP2KB Batang telah menyelesaikan dua kasus perundungan di jenjang SD dan SMK. Alhamdulillah bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa melibatkan ranah hukum.

Sementara itu, Pengawas SMA Cabang Dinas 13, Siti Ismuzaroh menyampaikan, dalam penerapan Sekolah Ramah Anak, bukan berarti dilakukan pembiaran selama proses belajar mengajar. Ada beberapa metode pembelajaran yang patut diperhatikan yakni verbal dan kejiwaan.

“Secara verbal jika anak kurang memahami, guru harus menerima karena kemampuan siswa berbeda. Secara kejiwaan tidak ada perundungan ketika mengingatkan anak, terutama terhadap mereka yang tergolong inklusi,” tuturnya.

Salah seorang siswa, Arfin mengungkapkan suasana lingkungan belajar yang ramah anak sangat didambakan pelajar, agar nyaman.

“Setelah deklarasi ini, tidak ada saling hina dan pencegahannya tidak boleh ada geng yang rawan menimbulkan perilaku perundungan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184