Batang - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Batang menggelar Halal Bi Halal (HBH) dan Sosialisasi pengelolaan limbah sampah. Momen ini tak semata-mata silaturahmi tetapi juga mengambil langkah untuk menangani sampah di Kabupaten Batang.
Batang - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Batang menggelar Halal Bi Halal (HBH) dan Sosialisasi pengelolaan limbah sampah. Momen ini tak semata-mata silaturahmi tetapi juga mengambil langkah untuk menangani sampah di Kabupaten Batang.
Ketua GOW Batang Rustika
Handi Hakim mengatakan, kegiatan HBH ini dihadiri 35 organisasi perempuan di
Kabupaten Batang.
“Selain bermaaf-maafan,
kami menangani percepatan penanganan sampah di Kabupaten Batang lewat peran
perempuan, bagaimana percepatan penanganan sampah dapat dilakukan pada rumah
tangga,†katanya saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (26/4/2025).
Sementara itu, Ketua Tim
Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa
Faiz menambahkan, organisasi perempuan harus punya program yang mendukung
program pemerintah.
“Permasalahan yang sedang
dihadapi ini perempuan harus mengambil langkah strategis, setiap organisasi
perempuan ditekankan untuk memiliki program atau gerakan untuk mengajak
masyarakat mengelola sampah lebih baik lagi,†jelasnya.
Faelasufa Faiz juga
mengajak, kepada GOW untuk memperkuat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting
(Genting) yang menargetkan 272 balita berisiko stunting. Serta menggarap
pemberdayaan UMKM lokal.
Kepala Dinas Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) Batang Akhmad Handy Hakim menyampaikan, saat ini Tempat
Pembuangan Akhir (TPA) Randukuning sudah hampir penuh. Oleh karena itu, kami membangun
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan memperkuat peran desa dalam
pengelolaan sampah organik.
“Dengan adanya kegiatan
ini, kami berharap kepada seluruh organisasi Perempuan dapat menyampaikan di
masing-masing anggotanya untuk berupaya sosialisasi kepada Masyarakat pentingnya
memilah sampah dari rumah dengan memisahkan sampah organik dan non-organik,†ujar
dia. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)