Batang - Menjelang pemberangkatan jemaah calon haji, Kantor Kemenag Batang mulai intens memberikan pembekalan kepada para Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu). Pembekalan bertujuan agar Karom dan Karu mampu membantu petugas haji dalam melayani jemaah haji saat di tanah air maupun tanah suci.
Batang - Menjelang pemberangkatan jemaah calon haji, Kantor Kemenag Batang mulai intens memberikan pembekalan kepada para Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu). Pembekalan bertujuan agar Karom dan Karu mampu membantu petugas haji dalam melayani jemaah haji saat di tanah air maupun tanah suci.
Kepala
Kantor Kemenag Batang Mahrus menyampaikan, terkait pelayanan optimal yang
diberikan oleh Karom dan Karu selama pelaksanaan ibadah haji. Para Karom dan
Karu diberikan pemahaman tentang tugas pokok dan fungsinya.
“Keduanya
saling membantu memudahkan tugas dari petugas kloter saat jemaah memasuki
Asrama Haji Donohudan. Termasuk membantu petugas kloter di pesawat hingga
pelaksanaan ibadah haji di Arofah, Muzdalifah dan Mina,†terangnya, saat
ditemui di Hotel Dewi Ratih, Kabupaten Batang, Selasa (22/4/2025).
Peran
Karom dan Karu menjadi garda terdepan dalam memahami kondisi jemaah, termasuk
pelayanan akomodasi hingga ibadah.
“Agar
koordinasi mudah, Karom dan Karu harus memiliki nomor WhattsApp seluruh jemaah,
sehingga petugas kloter makin cepat memberikan pelayanan,†tegasnya.
Berdasarkan
informasi, tiap Karom membawahi 4 regu, dan tiap Karu membawahi 10 jemaah.
Sementara
terkait pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH), Kepala Seksi
Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Batang Siti Mahmudah menerangkan,
menjelang pemberangkatan, persiapan mencapai 80 persen. Hingga kini Kemenag
masih membuka kesempatan bagi jemaah untuk melakukan pelunasan hingga 25 April
2025.
“Dari data terbaru, sebanyak 717 orang telah melakukan pelunasan BIPIH, baik jemaah reguler maupun cadangan. Dengan besaran biaya Rp53 juta dan waktu ibadah 40 hari,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)