Peran Perempuan Berdaya Kalipucang, Dibalik Pelestarian Batik Rifa'iyah

Minggu, 20 April 2025 Jumadi Dibaca 2.596 kali Seni dan Budaya
Peran Perempuan Berdaya Kalipucang, Dibalik Pelestarian Batik Rifa'iyah
Batang - Banyak cara untuk menjadi perempuan berdaya, sesuai harapan dari pencetus lahirnya emansipasi wanita, Raden Ajeng Kartini. Salah satunya menjadi bagian dari pelestari Batik Rifa'iyah, yang kemanfaatannya dirasakan langsung oleh para kaum wanita di Desa Kalipucang Wetan.

Batang - Banyak cara untuk menjadi perempuan berdaya, sesuai harapan dari pencetus lahirnya emansipasi wanita, Raden Ajeng Kartini. Salah satunya menjadi bagian dari pelestari Batik Rifa'iyah, yang kemanfaatannya dirasakan langsung oleh para kaum wanita di Desa Kalipucang Wetan.

Ketua Tim Penggerak PKK Batang Faelasufa Faiz mengapresiasi semangat para kaum wanita yang mengabdikan hidupnya untuk kelestarian Batik Rifa'iyah. Hal ini karenakan di dalam Batik Rifa'iyah erat kaitannya dengan nilai-nilai perempuan yang turut diberdayakan baik secara sosial maupun ekonomi.

“Keberadaan Batik Rifa'iyah ini menjadikan perempuan tidak hanya berada di rumah saja, tapi memberikan pilihan bagi mereka, bisa kerja informal. Terutama bagi mereka yang tidak bisa kerja kantoran,” ungkapnya, saat berkunjung ke Galeri Batik Rifa'iyah, Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang, Sabtu (19/4/2025).

Faelasufa meyakini, kaum perempuan yang memiliki kesibukan dalam bekerja, tentu lebih percaya diri.

“Pekerjaan yang mereka tekuni menjadi media atau wadah sebagai aktualisasi diri, sekaligus tempat pemberdayaan perempuan,” jelasnya.

Kesetaraan antara ayah dan ibu, tentu berdampak pada putra-putrinya di rumah. “Kalau anaknya perempuan akan menginspirasi menjadi lebih mandiri dan jika anaknya laki-laki akan menjadikan anak yang lebih menghargai kaum wanita,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184