Program MBG untuk Ibu Hamil dan Balita, PLKB Dapat Tugas Baru dari Kemendukbangga

Kamis, 17 April 2025 Jumadi Dibaca 3.254 kali Acara Mentri
Program MBG untuk Ibu Hamil dan Balita, PLKB Dapat Tugas Baru dari Kemendukbangga
Batang - Di tengah semangat pembenahan program pembangunan keluarga, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji kembali mengingatkan pentingnya peran Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Batang - Di tengah semangat pembenahan program pembangunan keluarga, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji kembali mengingatkan pentingnya peran Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Bukan sekadar penyuluh, kini para PLKB juga diproyeksikan menjadi ujung tombak dalam pendistribusian program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Dalam sebuah kunjungan koordinasi program Kemendugbangga/BKKBN, ia memberikan motivasi kepada para PLKB, Wihaji menyampaikan refleksi dan kritik membangun terhadap pola kerja program-program sebelumnya. Ia menegaskan perlunya kesinambungan, bukan sekadar euforia saat peluncuran.

“Itu kan otokritik. Kalau di Batang ternyata nggak, warisan- warisan yang dulu masih ada semua,” katanya, saat memberi contoh positif keberlanjutan program di Kantor pertemuan Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (16/4/2025).

Wihaji pun menyoroti semangat dari sejumlah program yang dulu pernah dijalankan, seperti Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), yang di masa lalu sempat hadir dalam bentuk day care di Pasar Batang. Kini, program tersebut masih eksis, menjadi bukti bahwa program yang baik bisa terus hidup jika dikelola dengan semangat dan keberlanjutan.

“Kita punya program namanya TAMASYA, produk day care dulu ada di Pasar Batang dan sekarang masih ada. Saya kira itu tadi semangat saja, otokritik dan semangat,” jelasnya.

Wihaji mengajak para PLKB untuk meninggalkan pola kerja lama yang hanya sibuk dalam seminar dan diskusi. Ia mendorong pendekatan yang lebih konkret dan berorientasi pada penyelesaian masalah langsung di lapangan.

“Saya bilang ke teman-teman PLKB, hari ini lebih ke substansi. Kurangi diskusi, kurangi seminar. Langsung kerja di lapangan, selesaikan masalah,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa, program-program unggulan seperti GENTING, GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), TAMASYA, dan Super Apps Keluarga Indonesia harus dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat.

Namun, perhatian utama saat ini tertuju pada peran PLKB dalam distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan program nasional dari Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh Kementerian bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

“Ketika Presiden berdialog dengan pimpinan redaksi media, itu betul. Kita kerjasama dengan BGN untuk MBG ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD. Kita dikasih tugas mendata, mendistribusikan, dan mengevaluasi,” terangnya.

Ia menyadari tantangan distribusi di lapangan sangat berbeda dengan lingkungan pendidikan, yang lebih terstruktur dan rutin. Menurutnya, pendekatan distribusi MBG harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

“Tidak mungkin tiap hari posyandu kegiatannya. Tidak mungkin juga tiap hari ibu hamil ngumpul. Maka kita perlu solusi, distribusi MBG harus bisa menjangkau mereka yang jauh sekalipun,” imbuhnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi PLKB, Wihaji juga sedang merancang skema insentif tambahan yang masih dalam tahap diskusi bersama BGN.

“Insyaallah, walaupun nanti seperti apa masih saya diskusikan dengan BGN, karena bagi para PLKB yang telah bekerja di garda depan pembangunan keluarga Indonesia,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183