Rawan Punah, SMK Neswara Siapkan Pembatik Muda

Senin, 24 Februari 2025 Jumadi Dibaca 1.505 kali Seni dan Budaya
Rawan Punah, SMK Neswara Siapkan Pembatik Muda
Batang - Batik khas Kabupaten Batang yang dirasa menuju kepunahan, menginisiasi SMK Negeri 1 Warungasem (Neswara), berupaya meregenerasi pembatik. Lewat Gelar Inovasi Batik Batang jadi sarana menjaga tradisi membatik agar ragam motif khas Batang tetap lestari.

Batang - Batik khas Kabupaten Batang yang dirasa menuju kepunahan, menginisiasi SMK Negeri 1 Warungasem (Neswara), berupaya meregenerasi pembatik. Lewat Gelar Inovasi Batik Batang jadi sarana menjaga tradisi membatik agar ragam motif khas Batang tetap lestari.

Kepala SMK Neswara Suyanta mengatakan, untuk mencegah kepunahan itu, pihaknya bekerja sama dengan Institut Pluralisme Indonesia (IPI). Para pelajar dilatih melalui diklat khusus, cara membatik oleh praktisi, agar mahir dan mampu meregenerasi di masa depan.

“Selama tiga hari, kami mengundang pelajar SD hingga SMA/SMK, untuk mengapresiasi gelaran tersebut. Workshop membatik menghadirkan praktisi batik, agar bisa dipaparkan kepada pemangku kebijakan, sehingga batik khas Batang bisa mendunia,” katanya, saat ditemui di Neswara, Kabupaten Batang, Senin (24/2/2025).

Sebagai putra daerah, Direktur Institut Pluralisme Indonesia (IPI), William Kwan merasa prihatin dengan kondisi batik khas Batang yang mulai ditinggalkan generasi mudanya.

“Motif batik yang terkesan kuno, menjadikan gen z, merasa kurang tertarik untuk mendalami dunia membatik, maka perlu inovasi dan trik, agar mereka mau mempelajari,” jelasnya.

Beberapa percobaan telah diintensifkan di antaranya, pelatihan membatik tanpa difasilitasi pemerintah, nyatanya dari 20 peserta, lahirlah satu pembatik yang intens membatik hingga sekarang.

“Artinya, jika pola ini diterapkan di daerah bukan penghasil batik, bisa menelurkan pembatik muda baru, yang cinta membatik,” tegasnya.

Cara lain, kolaborasi dengan lembaga pendidikan, seperti IPI dengan pelajar SMK Neswara, lewat gelaran inovasi maupun penerapan materi ekstrakurikuler membatik.

“Metode ini paling efektif untuk meregenerasi pembatik dari kalangan muda untuk terus mengkaryakan batik khas Batang agar makin dikenal publik,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi SMK Cabdin 13 Nuniek Mustikaningtyas Runtuweni mengapresiasi kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan institusi pemerhati batik.

“Bersyukur sekali, IPI bersama perusahaan yang perhatian akan kelestarian batik khas Batang karena jika diintensifkan keberadaannya makin dikenal luas,” ungkapnya.

Khusus di Cabdin 13, penerapan materi ekstrakurikuler membatik, telah diterapkan di SMK Negeri 1 Warungasem, SMK Negeri 3 Pekalongan, SMK PGRI Batang dan SLB Batang.

Pelajar SDN Kalibeluk 2, Fendi mengaku sangat tertarik dengan keterampilan membatik yang baru dipelajarinya dari para pelajar SMK Neswara.

“Tadi diajari buat motif lumba-lumba, prosesnya nggak lama, gampang, tapi paling suka ya motif mobil,” ungkapnya.

Pelajar SLB Negeri Batang Ikmal menyampaikan, tak menemui kesulitan untuk membuat motif karena selama ini mendapat pelajaran membatik.

“Tadi gampang buatnya motif bulan paling suka karena di sekolah biasa bikin,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184