Awal 2025, Harga Cabai Makin Melangit

Kamis, 02 Januari 2025 Jumadi Dibaca 16.561 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Awal 2025, Harga Cabai Makin Melangit
Batang - Memasuki awal tahun 2025, harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) seperti bumbu dapur ternyata kian melangit. Hal itu disebabkan stok yang berkurang karena faktor cuaca ekstrem sejak akhir tahun 2024 lalu.

Batang - Memasuki awal tahun 2025, harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) seperti bumbu dapur ternyata kian melangit. Hal itu disebabkan stok yang berkurang karena faktor cuaca ekstrem sejak akhir tahun 2024 lalu.

Para pedagang mengeluhkan kenaikan harga cabai yang kian meroket, sehingga berdampak menurunnya daya beli konsumen.

Salah satu pedagang, Nurlaela mengaku kenaikan harga mulai terasa sejak Desember 2024. Kenaikan harga cabai Desember lalu berkisar Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogramnya.

“Kini justru naik jadi Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogramnya,” katanya, saat ditemui di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2/1/2025).

Cabai merah besar dan keriting jika saat Nataru berkisar Rp50 ribu, sekarang menjadi Rp60 ribu per kilogram. Kemudian Cabai rawit merah jika sebelumnya Rp60 ribu kini naik menjadi Rp80 ribu per kilogramnya.

“Ini karena pasokannya berkurang dari petani, disebabkan hujan yang turun terus-menerus, otomatis harganya ikut naik,” jelasnya.

Senada, pedagang bumbu dapur, Yulia membenarkan harga cabai memang mengalami kenaikan yang cukup drastis. “Cabai rawit merah kualitas nomor 1 dijual Rp90 ribu, dan kualitas sedang Rp80 ribu,” ungkapnya.

Diakuinya, Kenaikan tersebut terjadi karena faktor menyesuaikan pergantian tahun serta cuaca hujan yang turun lebih deras sejak beberapa hari ini.

Sementara itu, Wahidah sebagai pembeli menyesalkan atas kenaikan harga cabai yang terus meroket di awal tahun.

“Ya naik semua, kalau belanja nggak bisa dikurangi karena butuh makan setiap hari. Sebagai konsumen ya pinginnya harga diturunkan, biar tidak membebani kebutuhan sehari-hari,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183